Kodam XII/Tpr Gelar Muhasabah dan Mudzakarah

| Share on Facebook

photo_2016-03-17_16-37-42

LENSAKAPUAS, KUBU RAYA –  Komando Daerah  Militer XII/Tanjungpura menggelar  Muhasabah dan Mudzakarah di Masjid Nurul Ikhlas Makodam XII/Tpr Jalan Arteri Alianyang No. 1 Sungai Raya, Kubu Raya, Kamis (17/03/2017).

Kegiatan Muhasabah dan Mudzakarah diselenggarakan dengan tujuan untuk menambah wawasan keilmuan, sehingga akan terbangun kesadaran serta menambah kematangan mental spiritual bagi prajurit dan PNS Kodam XII/Tpr. Muhasabah adalah bentuk evaluasi dan perenungan diri, terkait apa yang sudah diperbuat dan apa yang akan dilakukan kedepannya, dikatakan Pangdam XII/TprKemenhan Buka Lomba Diskusi dan Menulis Artikel Tingkat SLTA. Lanjut Baca ... » dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Pembinaan Mental Kodam (Kabintaldam) XII/Tpr Kolonel Inf Isa Ansori.

Disamping itu, untuk menciptakan pribadi-pribadi yang baik dan bermanfaat kita harus selalu ber-Mudzakarah, dalam arti selalu banyak-banyak berzikir mengingat Allah SWT sebagai Tuhan Pencipta. “Dengan selalu mengingat Allah, maka dapat diyakini, seorang hamba Allah akan senantiasa merasa dalam pengawasan Allah SWT sehingga seorang hamba itu akan selalu berbicara serta berbuat yang terbaik”, tegasnya.

Sementara Kolonel Inf  Nur Kholid, S.E., M.M.  Kepala Sub Dinas Pembinaan Rohani Islam (Kasubdisbinrohis) Dinas Pembinaan Mental TNI AD (Disbintalad) dalam sambutannya mengutip Al Qur’an yang artinya “Tidak aku (Allah) ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah”.   Ibadah adalah mendekatkan diri kepada Allah Swt dengan menjalankan perintah- Nya dan meninggalkan larangan- Nya, tuturnya.

Letkol Caj Drs. H. Abu Harris, M.Si selaku penceramah memaparkan  bahwa manusia terdiri dari jismiyah, ruh dan nafsani. Substansi Jismiyah  struktur organisme fisik terdiri dari air, tanah, udara dan api yang diberi nyawa sehingga hidup di sebutkan dalam QS Azzumar 42 “Allah memegang nyawa (seseorang) pada saat kematiannya dan nyawa (seseorang) yang belum mati ketika dia tidur; maka dia tahan nyawa (orang) yang telah dia tetapkan kematiannya dan dia lepaskan nyawa yang lain sampai waktu yang ditentukan. sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan allah bagi kaum yang berpikir”.

Sedangkan substansi dari ruhani hanya Allah yang tahu adalah merupakan substansi psikhis manusia yang menjadi esensi kehidupan sebagai penggerak, berfikir dan lain-lain danmembawa serta fitrah manusia hablumminallah dan habliminannas. Substansi Nafsani meliputi  al aqlu, alqalbu dan an nafs tertuang dalam prilaku, terangnya.

Sifat buruk  manusia  diantaranya lemah, gampang terpedaya, lalai, penakut, bersedih, tergesa-gesa, suka membantah, suka berlebih-lebihan, pelupa, berkeluh kesah, kikir, kufur nikmat,  dzalim dan bodoh, suka menuruti prasangka dan suka berangan-angan, cara mencegahnya  adalah dengan mendekatkan diri kepada Allah dengan  beribadah secarasungguh – sungguh dan sepenuh hati, mengharapkan ridlo dan rahmat-Nya.

Usai pelaksanaan Muhasabah dan Mudzakarah ditutup dengan doa dipimpin oleh  Mayor Inf Dasam, S.Ag dari Dinas Pembinaan Mental TNI Angkatan Darat yang diamini oleh ratusan prajurit yang beragama Islam yang hadir. (Red)

(dibaca 274 X)