Kodam XII/Tpr Gelar Sosialisasi Regulasi dan Kesadaran Pertahanan Siber

| Share on Facebook

Sos sadar SiberLENSAKAPUAS, KUBU RAYA – angdam XII/Tpr Mayjen TNI Toto R Soedjiman dengan resmi membuka Sosialisasi Regulasi dan Kesadaran Pertahanan Siber didampingi Ketua Tem Staf  Ditjen Pothan Kemhan RI Kolonel Inf Sudi Prihatin. Hadir dalam acara tersebut Pa Ahli Pangdam XII/TprKemenhan Buka Lomba Diskusi dan Menulis Artikel Tingkat SLTA. Lanjut Baca ... », para Asisten Kasdam XII/Tpr, para Kabalakdam XII/Tpr, Tim Staf Ditjen Pothan Kemhan RI Kolonel Inf  Budi Stiawan, Kolonel Czi  Harri Dolli, S.Sos., M.Si, dan Andi rekanan dari Tnixindo Kementrian Pertahanan bidang Analisa SDM-Siger, di Aula Makodam XII/ Tpr Jl. Arteri Kubu Raya, Kalbar, Senin (16/11).

Sosialisasi dilaksanakan selama 2 hari, dari 16 s.d 17 November 2015  kegiatana ini merupakan kerja sama antara Kodam XII/TprSMA Tunas Bangsa Jadi Duta Kodam XII/Tpr Di Jakarta. Lanjut Baca ... » dengan Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Ditjenpothan Kemehan) dengan peserta sebanyak 50 personel dari tiga angkatan, 30 personel TNI AD dari Kodam XII/Tpr, 10 personel Lantamal XII Pontianak, dan 10 personel dari Lanud Supadio62 Personel Lanud Supadio Naik Pangkat. Lanjut Baca ... ».

Pangdam XII/Tpr mengingatkan kepada peserta sosialisasi, agar memperhatikan secara seksama guna dapat mengantisipasi dan mencegah serta menangkal kejahatan siber dimasa mendatang. Selain itu, setelah menerima materi yang diberikan oleh KemenhanKemenhan Buka Lomba Diskusi dan Menulis Artikel Tingkat SLTA. Lanjut Baca ... » para peserta punya kewajiban untuk memberikan informasi kepada seluruh personel di Satuannya masing-masing, pesan Pangdam.

Dalam waktu yang sama Kolonel Inf Sudi Prihatin mengatakan, dalam membangun kekuatan pertahanan siber ini, berbagai keahlian yang perlu dimiliki misalnya di bidang keamanan dan pengamanan serta serangan informasi (information security and warpionage), ahli meretes (hacking), spionase (espionage), forensik digital (digital forensic) dan analis keamanan jaringan (network security analyst), katanya.

Lanjutnya, “bahwa komunikasi dan informasi telah menjadi salah satu infrastruktur pembangunan sebuah bangsa, peran dan pengaruh teknologi informasi dan komunikasi telah menyentuh hampir seluruh aspek kehidupan, sehingga gejala ini menjadi sebuah perhatian pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan pengguna teknologi informasi dan komunikasi.” jelasnya.

Sementara itu, “Masalah siber adalah masalah bersama, karena mengancam kepentingan dan hajat hidup orang banyak, oleh karenanya harus diatasi secara bersama-sama oleh seluruh pemangku kepentingan termasuk masyarakat,” pungkasnya. (Red)

 Authentikasi : Kaurpen Medtak Pendam XII/Tpr Kapten Inf Didin Saripudin

(dibaca 238 X)