Korem 102/Pjg Gelar Latihan Bersama Penanggulangan Bencana Alam

| Share on Facebook

latgulben 1

LENSAKAPUAS, PALANGKARAYA – Dalam rangka pencegahan dan penanggulangan bencana alam yang meliputi bencana banjir, tanah longsor dan khususnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah pada akhir pekan lalu anggota Korem 102/Pjg beserta instansi terkait baik dari pemadam kebakaran, Brigade Rescue secara menyeluruh turut dalam kegiatan latihan simulasi penanggulangan bencana di Kelurahan Kalampangan Kec. Sebangau.

Hal ini dalam rangka mewujudkan sinergisitas antara Korem 102/Pjg dengan pemerintah daerah dalam rangka menangulangi bencana alam yang mungkin terjadi diwilayah Kalimantan Tengah,.  Pelaksanaan latihan bersama penanggulangan bencana alam kebakaran hutan dan lahan ini telah berlangsung selama 5 hari dengan kegaiatan yang telah dilaksanakan antara lain pembekalan tentang bencana alam, pengetahuan penanggulangan bencana banjir, pengetahuan alat damkar dan tehnik penggunaanya, pengetahuan bencana alam karlahut, pengetahuan teori tanah longsor, dril teknis maupun taktis bencana banjir dan dril teknis maupun taktis bencana alam kebakaran lahan dan hutan.

Kasrem 102/Pjg Letkol Inf Ulysses Sondang, S.IP, MHum secara langsung menutup kegiatan latihan bersama penanggulangan bencana di Kelurahan Kalampangan Kec. Sebangau, dalam amanatnya Kasrem mengatakan latihan penanggulangan bencana alam yang baru saja dilaksanakan merupakan suatu moment yang sangat penting, dimana selama mengikuti latihan, semua tenaga, pikiran dan konsentrasi para peserta terfokus pada kegiatan latihan, tetapi semua pengorbanan tidaklah sia-sia, karena selama mengikuti latihan para peserta telah mendapatkan ilmu dan wawasan  sebagai bekal untuk membantu Pemerintah Daerah dalam melaksanakan penanggulangan bencana alam di wilayah secara terpadu, terencana dan berkesinambungan.

“Melalui latihan ini, para peserta  telah diberikan berbagai macam gambaran danpermasalahan aktual tentang bencana alam  yang memerlukan pemecahan secara komprehensif dan terintegrasi’, ujarnya.

Kasrem mengharapkan kepada seluruh peserta latihan agar semua materi yang telah diterima selama melaksanakan latihan, hendaknya benar-benar dipahami, dimengerti, ditingkatkan dan dikembangkan, dengan penuh inovasi dan kreatifitas, sesuai perkembangan situasi yang terjadi. Red

(dibaca 167 X)