Lanud Supadio Gelar Latihan Survival

| Share on Facebook

 

Keterangan Gambar : Komandan Lanud Supadio Kolonel Pnb Tedi Rizalihadi, S.T  menyematkan pita tanda peserta kepada perwakilan peserta Latihan Survival Dasar ”Elang Mandau 2015” di Main Apron Lanud Supadio, Jum’at (20/2).
Ket : Komandan Lanud SupadioDanlanud Peduli Olahraga Kalbar. Lanjut Baca ... » Kolonel Pnb Tedi Rizalihadi, S.T menyematkan pita tanda peserta kepada perwakilan peserta Latihan Survival Dasar ”Elang Mandau 2015” di Main Apron Lanud Supadio, Jum’at (20/2).

LENSAKAPUAS, KUBU RAYA – Komandan Lanud Supadio Kolonel Pnb Tedi Rizalihadi, S.T membuka secara resmi Latihan Survival Dasar Elang Mandau di Main Apron Lanud Supadio, Jum’at (20/2). Latihan yang rutin dilaksanakan ini diikuti para perwira pertama dan dilaksanakan selama 2 hari dengan tempat latihan disekitar Pangkalan TNI AUDanlanud Peduli Olahraga Kalbar. Lanjut Baca ... » Supadio

Danlanud SupadioLanud Supadio Gelar Event Tinju Amatir & Profesional. Lanjut Baca ... » dalam sambutan tertulisnya mengatakan sebagai satuan operasi yang berada digarda terdepan tentu saja harus mampu menguasai situasi darurat sekalipun. Untuk itu diperlukan latihan survival yang berguna untuk mengatasi keadaan darurat.

”Selain itu, latihan Survival ini juga dapat dijadikan sebagai bekal dasar bagi para perwira yang akan mengikuti latihan survival tempur ditingkat Koopsau I. Karena kemampuan survival tempur ini merupakan bagian dari profesionalisme yang perlu dikembangkan secara berlanjut, khususnya para awak pesawat Skadron Udara 1 dan para perwira,” kata Danlanud.

Danlanud menambahkan bertitik tolak dari pentingnya latihan survival dasar ini agar seluruh peserta untuk mengikuti latihan ini dengan sebaik-baiknya. Tunjukkan keseriusan selama berlangsungnya latihan, sehingga sasaran dari latihan tercapai secara optimal. Kepada para pelaku hendaknya dapat melaksanakan setiap perintah pelatih dengan baik. Dan untuk para pelatih dalam memberikan instruksi atau petunjuk dengan benar dan tegas.

Latihan Survival ini melibatkan pelaku sebanyak 60 perwira Lanud Supadio dan Skadron Udara 1, terdiri dari Penerbang, Teknisi dan Perwira Staf yang terbagi dalam lima tim, 39 personel sebagai Komando Latihan (Kolat) dan 18 personel pelatih dari Batalyon 465 Paskhasau serta 10 personel pendukung. Adapun tahap Latihan survival ini dibagi menjadi beberapa tahapan antara lain pengetahuan kompas, jalan patroli, pelolosan dari daerah musuh, menembak, caraka malam dan survival air.

Editor : Saiful

(dibaca 551 X)