Lemhanas Mantapkan Nilai-Nilai Kebangsaan

| Share on Facebook
lemhanas

Kegiatan pelatihan pemantapan nilai-nilai kebangsaan bagi birokrat, akademisi dan tokoh masyarakat di Provinsi Kalimantan Barat /Ft.Pendam XII/Tpr

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Wakil Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Laksamana Madya TNI Didit Ashaf Herdiawan pada Selasa (26/05) lalu secara resmi membuka kegiatan pelatihan pemantapan nilai-nilai kebangsaan bagi birokrat, akademisi dan tokoh masyarakat di Provinsi Kalimantan Barat yang berlangsung di Hotel Mercure Pontianak. Kegiatan yang berlangsung hingga tanggal 1 Juni 2015 itu diikuti oleh 100 orang peserta dari kalangan Militer dan Sipil serta Tokoh Masyarakat yang ada di Kalbar.

Dalam Sambutannya Gubernur Lemhanas yang dibacakan oleh Wakil Gubernur mengatakan bahwa Pancasila harus tetap menjadi sumber dari segala sumber nilai-nilai karakter bangsa Indonesia dan apabila tidak, maka akan terjadi berbagai penyimpangan prilaku diberbagai aspek kehidupan yang merugikan kita semua sebagai bangsa Indonesia, seperti perpecahan akibat perbedaan status sosial di masyarakat, ketimpangan hukum, serta lunturnya budaya kegotong-royongan dalam kehidupan sehari-hari dan sebagainya.

Kegiatan dimaksud, menurut Gubernur Lemhanas untuk memotivasi segenap komponen stakeholders bangsa agar senantiasa menggelorakan kembali rasa kebangsaan, semangat kebangsaan dan paham kebangsaan sebagai suatu terapi ideologis bagi upaya pembentukan tekad, sikap dan tindakan untuk menjamin tetap tegak dan lestarinya Negara Kesatuan Republik Indonesia dan peserta harus mengatahui tentang arti nilai-nilai penting sejarah NKRI dari Kolonialisme yang pada saat zaman penjajahan.

“Generasi muda harus yakin sehingga menjaga NKRI mulai dari konsensus dasar dari Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945. Dengan diselenggarakannya kegiatan ini nantinya para peserta akan diajarkan langsung oleh koordinator sesuai dengan bidangya masing-masing dan kegiatan ini dilaksanakan seluruh Wilayah Indonesia” terang Laksamana Madya TNI Didit Ashaf Herdiawan

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur KalbarDianggap Fitnah, Gubernur Kalbar Lapor Balik Jinku Ke Polisi. Lanjut Baca ... » Drs. CornelisDianggap Fitnah, Gubernur Kalbar Lapor Balik Jinku Ke Polisi. Lanjut Baca ... ». MH mengapresiasi pelatihan bagi para peserta di Kota Pontianak. Ia jugamempenalkan berbagai adat istiadat yang ada di Kalbar.

“Walaupun berbeda – beda adat istiadat, akan tetapi kita ini adalah tetap warga Negara Indonesia tidak membedakan satu sama lainya. Wilayah Kalbar salah satu wilayah yang sangat dekat dengan perbatasan RI-Malaysia sehingga seringnya timbul konflik tentang di wilayah tersebut contoh Daerah perbatasan Temajuk yang di Klaim oleh Pemerintahan Malaysia bahwa wilayah tersebut sebagai wilayah Negara Malaysia Akan tetapi sebagai Gubernur saya mempunyai dokumen-dokumen tentang daerah perbatasan tersebut, saya sudah berkordinasi dengan Panglima TNI Jenderal TNI Dr Moeldoko tentang permasalahan tersebut,” kata Gubernur. Khusus untuk kaum muda, sambung Cornelis, agar tidak ada yang terlibat denganNarkoba.

Selain Gubernur Kalimantan Barat turut hadir Pangdam XII/TprKemenhan Buka Lomba Diskusi dan Menulis Artikel Tingkat SLTA. Lanjut Baca ... » Mayjen TNI Toto R. Soedjiman dan Kasdam XII/Tpr Brigjen TNI Aris Martono Haryadiserta Kapolda Kalbar Brigjen Pol Arief Sulistyo.

Rilis by : Pendam XII Tpr/Kapten Inf Didin S

Editor : Alamsyah

(dibaca 545 X)