M. Zeet : Makna ‘Bersatu Untuk Sesama’

| Share on Facebook
Peringatan HKSN 2013 di Halaman Kantor Dinas Sosial Pov Kalbar (fot:novi)

Foto Doc. Peringatan HKSN 2013 di Halaman Kantor Dinas Sosial Pov Kalbar (fot:novi)

LENSAKAPUAS, PONTIANAK –  Momentum Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial (HKSN) yang dilaksanakan di Halaman Kantor Dinas Sosial Kalbar dijadikan sebagai peluang dan sekaligus tantangan bagi seluruh komponen dan lapisan masyarakat guna membangkitkan dan mengembangkan kembali nilai-nilai kesetiakawanan sosial. “Ini adalah momentumnya, sebagai potensi dalam mewujudkan kesejahteraan bersama,” ujar M. Zeet Hamdy Assovie, Sekda Kalbar dalam amannya ketika menjadi Inspektur Upacara.

Menurut Sekda, Peringatan HKSN yang dilaksanakan pihaknya adalah sebuah kegiatan yang telah menjadi tradisi jajaran Kementrian Sosial di tingkat pusat dan di lingkungan Dinas Sosial di tingkat daerah yang menjadi penanda bagi semua bahwa bangsa Indonesia akan tetap terus melestarikan nilai-nilai kekeluargaan, kebersamaan, kegotong-royongan dan tanggung jawab sosial di tengah-tengah masyarakat dengan mengedepankan semangat dan prinsip saling peduli dan saling berbagi.

Untuk itu, M. Zeet berujar bahwa dirinya sangat mendukung tema penyelenggaraan HKSN tahun 2014 yang telah di tetapkan oleh pemerintah dalam hal ini Kementrian Sosial yaitu “Bersatu Untuk Sesama”. Tema dimaksud, kaata dia, walaupun singkat namun memiliki makna dan pesan yang mendasar dan hakiki. “Dewasa ini musuh utama yang kita hadapi bukanlah musuh yang datang dari negara asing, tetapi realita kondisi bangsa Indonesia seperti pengangguran, kemiskinan serta persoalan kesejahteraan sosial lainnya,” ucap Sekda.

Disamping itu, lanjutnya,  yang tidak kalah penting adalah bagi penyandang disabilitas. “Aksesebilitas terhadap berbagai fasilitas dan prasarana umum yang ada, harapan kita tentunya dengan pemberlakuan Perda ini secara efektif nanti akan di rasakan manfaatnya oleh saudara-saudara kita para penyandang disabilitas. Semangat solidaritas dan kemanusian yang ada pada saudara-saudara sekalian hendaknya terus dikembangkan, karena keberadaan dan peran serta saudara-saudara masih dibutuhkan masyarakat,”  tandas M. Zeet. (novi)

(dibaca 558 X)