Merasa Curiga, TKW Asal NTT Kabur Dari Penampungan

| Share on Facebook

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Dana Margaretaha Eros (26), Salah satu dari tiga orang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Desa Kawela, Kecamatan Wotan, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur,  berhasil melarikan diri dari tempat penampungan sementara TKITentera Diraja Malaysia Tahan WNI di Pos Perbatasan Serikin. Lanjut Baca ... » yang berada di Entikong Kalimantan Barat.  Saat ini, ia telah ditampung dikantor  Forum Flores, Sumba, Timor, Alor (Flobamora) Pontianak, Kalimantan Barat.

Berdasarkan kronologis  yang diungkapkan Dana, tanggal 8 juli 2013, ia dan dua adik sepupunya,  Imelda Madon (17) dan Kornelia Samon (15) pergi meninggalkan Flores  ke Pontianak. Tujuannya, untuk mendapatkan pekerjaan, sebab menurut dia, seorang calo berinisial  DN (36) warga Pontianak Utara telah berjanji akan memberi mereka pekerjaan.

Setibanya di Pontianak, ketiga bersaudara itu tenyata lansung dibawa ke Entikong oleh DN dengan menggunakan taksi. Di Entikong, mereka pun  diarahkan ke sebuah tempat penampungan  TKI.

Pada tanggal 22 juli, kata Dana, kedua saudara sepupunya diberangkatkan ke Malaysia, sementara dirinya masih tetap berada di rumah penampungan, dengan alasan masih menunggu proses pembuatan pasport yang belum selesai.

Melihat kejanggalan tersebut, Dana pun menaruh rasa curiga, namun ia tidak dapat berbuat banyak dan pasrah terhadap keadaan.

Kemudian, tanggal 4 agustus, sekitar pk. 20.00 wib, ia berupaya kabur dari rumah tempat penampungan menuju Pontianak. Sesampainya  di Pontianak, ia pun lansung melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke Forum Flobamora yang ada di Pontianak.

Akhirnya, pada Senin, 5 agustus 2013 sekitar pk. 11.30 wib, Dana Margaretha Eros melaporkan kejadian tersebut ke Polresta PontianakPolresta dan BNN Kota Pontianak Razia Diskotik. Lanjut Baca ... »  dengan didampingi Tim Advokat Flobamora, Rafael dan Yayasan Nanda Dian Nusantara, yang diwakili Atin, untuk meminta perlindungan hukum dan melapor kasus penjualan anak dibawah umur, yang dipekerjakan sebagai buruh dan pengiriman TKW illegal ke Malaysia. Atas laporan tersebut, pihak Kepolisian berjanji akan melakukan penyelidikan.

(novi / al)

(dibaca 491 X)