Musdad III DAD Kabupaten Landak

| Share on Facebook

img-20161229-wa0002

Cornelis :  Saatnya Pikirkan kelangsungan Generasi Masyarakat Dayak

LENSAKAPUAS, LANDAK – Gubernur Kalbar yang juga Presiden Adat Dayak Nasional (MADN) Cornelis menegaskan agar organisasi kemasyarakatan seperti Dewan Adat Dayak tidak lagi hanya berfikir jangka pendek dan masalah hukum adat, tetapi bagaimana memikirkan keberlangsungan masa depan generasi masyarakat Dayak sehingga bisa bersaing di tingkat daerah, nasional maupun internasional. Hal tersebut disampaikan Cornelis ketika membuka Musyawarah Adat Dewan Adat Dayak Ke III Kabupaten LandakKarolin MN Potensi Calon Tunggal di Kab.Landak. Lanjut Baca ... » di Gedung DPRD Landak, Kamis (29/12).

Musdad III DAD dengan mengusung tema “Kita tingkatkan Peran Lembaga Adat Dayak dalam memperkuat eksistensi dan Hak Masyarakat Adat” tersebut merupakan suksesi kepengurusan lima tahun sebelumnya, sehingga perlu dipilih kembali ketua untuk periode 2017-2022.

Dijelaskan Cornelis, banyak program pemerintah yang memerlukan bantuan dewan adat, seperti bidang pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). “Misalnya kesehatan, bagaimana memberitahu ke masyarakat adat bahaya rabies, sehingga jika ada anjing yang terjangkit harus di eliminasi. Demikian juga bidang pendidikan bagaimana memotivasi generasi muda agar sekolah,” pesan Cornelis.

Ketua Dewan Adat Dayak Kalbar itu meminta kepada kepengurusan baru nanti untuk mengantisipasi bahaya narkoba. “Kalau yang menyangkut hukum adat sudah ada temenggung. Mengurus Dayak itu komplek, tidak hanya satu macam dan tidak hanya untuk sesaat, tetapi bagaimana seluruh kehidupan masyarakat dayak, bagaimana mereka bisa mengerti, cerdas, pintar sehingga bisa bersaing di Indonesia,” ujarnya.

Menyinggung Sumber Daya Manusia (SDM) generasi muda Dayak, Cornelis berpesan agar bisa menjadi generasi pintar dan cerdas, tidak mudah dipengaruhi, dan tidak mudah dicuci otaknya oleh paham radikal, ISIS, sehingga gampang terpecah belah. “Jangan sampai juga anak muda dayak tidak paham dengan kebudayaannya sendiri, sebagai identitas dan jati diri,” pinta Cornelis.

Terkait Musdad, ia juga mengimbau agar setelah terpilih langsung dilantik dan didaftarkan ke kesbangpol, sehingga pemerintah tidak kesulitan untuk memberi bantuan, dan organisasi pun bisa mempertanggungjawabkan bantuan pemerintah.

Selanjutnya, Cornelis berharap kepengurusan Dewan Adat Dayak (DAD) yang baru nanti betul-betul mau mengurus masyarakat Dayak dan membantu pemerintah dalam pembangunan.

Dalam pembukaan Musdad III DAD tersebut dihadiri Pejabat Bupati Landak Jakius Sinyor, Calon Bupati Landak dr.KarolinKarolin MN Potensi Calon Tunggal di Kab.Landak. Lanjut Baca ... » Margaret Natasa – Heriyadi,  Pengurus DAD Provinsi Kalbar, dan Forkopimda Kabupaten  Landak. (Nasir Humas/Red)

 (dibaca 254 X)