Mutasi Jangan Asal-Asalan, Sesuaikan Dengan Disiplin Ilmu Agar Bisa Profesional

| Share on Facebook
Azrizal Asnawi (ft. facebook)

Asrizal H Asnawi (ft. FB)

LENSAKAPUAS, ACEH – Untuk mencapai visi dan misi Pemerintah, perubahan SOPD itu memang perlu tetapi selektif, tidak main asal tunjuk dan sesuaikan dengan disiplin ilmu yang dimiliki. Sehingga ketika mereka menempati posisi baru, dia bisa bekerja secara maksimal dan profesionalitas.

“ Kalau sesuai dengan keahliannya, setelah dilantik, otomatis pejabat tersebut mampu melaksanakan tugasnya secara profesional, tanpa perlu dikomando dan bukan cuma sekedar mengisi posisi strategis di Struktur Pemerintah Daerah guna memenuhi kepentingan sesaat bagi kelompok tertentu, “ tegas Ketua Fraksi PAN di Dewan Perwa­ki­lan Rak­yat Aceh, Asrizal H. Asnawi.Pernyataan itu disampaikannya terkait mutasi Kepala Dinas, Badan dan Biro di jajaran Pemprov Aceh oleh Gubernur Zaini Abdullah.

Kurang lebih 12 pejabat dilingkungan Pemprov Aceh terkena gelombang Sunami mutasi.  Satu, di antara orang-orang tersebut, tidak mau ha­dir bahkan cuek dan mane duli pada prosesi pe­lantikan oleh Sekda, Drs Dermawan MM di Gedung Serba Guna Kantor Gubernur Aceh. “ Ngapain hadir, mutasi kok sembarangan dan menyimpang jauh dari disiplin ilmu saya, kata pejabat tersebut yang menolak datang. Seharusnya yang begituan tidaksemestinya terjadi.  Perlu dikomunikasikan sejak awaltermasuk menanyakan kesediaan pejabat bersangkutan, bukan asal main tem­patkan. “  Dia menolak itu hak prerogatif  pejabat tersebut. Makanya ke depan, ketika akan menugaskan seseorang  di satu jabatan, lihat ilmunya dulu  dan tanyakan kesedia­annya, jangan asal-asalan menempatkan orang.“ Kendati itu hak prerogatif Gubernur,  saya sangat berharap mutasi ini berdampak positif pada percepatan pemba­ngunan Aceh ,” kata Wakil Ke­tua Komisi IV DPRA. (Alam/PZ)

 

(dibaca 383 X)