Nek Tu Hapus Rekom dan Pajak Nanggroe di Aceh Timur

| Share on Facebook

nektu-polem-11

LENSAKAPUAS, LANGSA – Calon Bupati Aceh TimurMTQ ke-32, Aceh Timur Ikut Pawai Ta’ruf dan Mobil Hias. Lanjut Baca ... » nomor urut 1, Ridwan Abubakar alias Nek Tu berjanji akan menghapus praktik rekomendasi dan pajak liar untuk setiap Sagoe KPA yang selama ini kerap terjadi dalam beragam pengurusan oleh rakyat di lingkungan pemerintah daerah setempat.

“Kedepan tidak ada lagi rekom dan pajak nanggroe itu. Kita hapus itu jika saya terpilih nantinya,” sebut Nek Tu dihadapan ratusan mahasiswa dan santri asal Aceh Timur yang sedang menuntut ilmu di Kota Langsa, Rabu (21/12/2016) malam.

Pernyataan itu disampaikan Ridwan Abubakar menanggapi pertanyaan salah seorang perwakilan mahasiswa yang merasa miris dengan praktik pajak nanggroe (pungutan ilegal) terhadap beragam kegiatan di tengah masyarakat.

Kegiatan pertemuan tersebut, sengaja dilakukan untuk bersilaturahmi dengan elemen mahasiswa Aceh Timur yang kuliah di sejumlah kampus di Kota Langsa.

Ridwan Abubakar dengan seksama mendengar keluh-kesah para mahasiswa dengan seksama dan memberikan tanggapan yang relevan dan terukur.

Menurut Nek Tu, Aceh Timur di masa depan harus bangkit dalam banyak hal. Seperti pendidikan, peningkatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

Untuk bidang pendidikan perlu digiatkan pemberian beasiswa kepada mahasiswa, pelajar dan santri. Karenanya, lanjut dia, segala bentuk rekomendasi ke depan tetap melalui geuchik selaku kepala pemerintahan terbawah.

“Tidak ada rekomendasi dari pihak lain termasuk Sagoe-Sagoe KPA/PA atau GAMPemerintah Aceh Tepati Janji, Din Minimi Serahkan Diri. Lanjut Baca ... ». Hanya ada rekomendasi geuchik saja dalam semua pengurusan,” tegas mantan Panglima Operasi GAM Aceh Timur itu.

Salah seorang tim pemenangan pasangan itu, Abdul Hadi Abidin menuturkan, bahwa memimpin Aceh Timur kedepan bukan berkarakter mafia, terlebih adanya pemotongan persen dalam setiap proyek karna dapat merugikan hasil pembangunan.

“Pajak nanggroe itu ilegal. Begitu juga pemotongan fee proyek. Rekomendasi pengurus Sagoe KPA/PA untuk pengurusan diranah birokrasi juga tidak dibenarkan. Ini yang perlu kita hapus ke depannya,” tandas Ketua Angkatan Muda Partai Golkar Aceh Timur itu.

Dalam pertemuan tersebut, hadir sejumlah tokoh Aceh Timur diantaranya,  Masri Djaffar, pengacara kondang Muslim A Gani, Sofian Adami, Ketua Golkar Aceh Timur, Ir.Kasat, Ketua Partai Demokrat Aceh Timur, Mirnawati.

Selain itu hadir juga mantan Wakil Bupati Aceh Timur, Nasruddin Abubakar dan Ketua Partai Nasdem  Aceh Timur, Nyak Musa.

(dibaca 109 X)