Ny. Frederika Cornelis Dukung Finalis Duta Genre

| Share on Facebook
dialog genre (1)

Finalis Duta Genre Kalimantan Barat 2016 berdialog dengan Gubernur Kalimantan Barat Drs. CornelisDianggap Fitnah, Gubernur Kalbar Lapor Balik Jinku Ke Polisi. Lanjut Baca ... », MH., dan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat Ny. Frederika, SP.d.

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat Ny. Frederika Cornelis, SPd. Mengimbau agar finalis Mahasiswa duta Generasi Berencana (Genre) untuk menjaga kedisiplinan baik dalam perlombaan maupun dalam kehidupan sehari-hari, karena kalau sudah terpilih menjadi duta berarti menjadi contoh di kalangan generasi muda, “disiplin itu modal utama, karena kalau memegang teguh prinsip kedisiplinan akan mendapatkan hasil terbaik,” ujar Frederika bersama Gubernur Kalimantan Barat Drs. Cornelis, MH. Ketika menerima Finalis Duta Genre di Ruang Kerja Gubernur Kalimantan Barat, Kamis, (19/5).

Menurut Frederika, prestasi terbaik finalis yakin menjuarai pemilihan duta genre tingkat Kalimantan Barat yang akan mewakili Kalbar di tingkat Nasional, namun yang belum terpilihpun nantinya harus terlibat dalam kegiatan BKKBN seperti sosialisasi pencegahan pernikahan di bawah umur. Selain itu Fredrika mengatakan, siapapun yang terpilih nantinya tetap akan didukung dalam perlombaan tingkat nasional dan diharapkan bisa membawa nama harum provinsi Kalimantan Barat di tingkat Nasional.

Gubernur Kalimantan Barat Drs. Cornelis, MH., mengingatkan para duta genre untuk benar-benar menerapkan teori generasi berencana dalam kehidupan masing-masing, dan berbagi pengetahuan kepada mahasiswa lain tentang bagaimana keluarga berencana, agar terhindar dari pernikahan usia dibawah umur, dan pergaulan bebas, narkoba, HIV/AIDS.

Kegiatan ini menurut Cornelis, sebagai upaya pemerintah melalui BKKBN untuk meningkatkan kualitas anak-anak bangsa agar kelak hidupnya lebih terencana, jangan sampai lebih bodoh dari generasi pendahulunya, sehingga tidak menjadi beban negara. “Program ini memberikan pengetahuan kepada remaja terutama tentang pendewasaan usia perkawinan,” pungkas Cornelis. /Red

(dibaca 142 X)