Ogah Komentar Soal Pembobolan Ruang Kerja Gubernur

| Share on Facebook
Ilustrasi (fotoNett)

Ilustrasi (fotoNett)

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Pembobolan ruang kerja Gubernur Kalimantan Barat, Drs. CornelisApel HUT RI Ke-68, Gubernur Jadi Inspektur Upacara. Lanjut Baca ... », M.H. yang  sempat menghebohkan sejumlah pegawai dan staff di lingkungan Kantor Gubernur masih misteri. Bahkan, sejumlah pejabat penting di lingkup Pemprov enggan berkomentar sedikit pun soal kejadian tersebut, adapula yang terkesan menutupi.

“Wah, ada masalah apa ya di ruang kerja Gubernur,” ucap Drs. Sumarno, Assisten I Setda Prov Kalbar bidang Administrasi Pemerintahan saat dimintai komentarnya terkait dibobolnya ruang kerja Gubernur KalbarApel HUT RI Ke-68, Gubernur Jadi Inspektur Upacara. Lanjut Baca ... » usai menghadiri acara pisah sambut Kepala Pengadilan Tinggi Kalbar di Hotel Aston Pontianak, Jumat (13/12) sore.

Ia pun mengakui baru mengetahui persoalan tersebut dari pemberitaan media masa. “Saya juga baru tahu dari media tadi pagi, jadi saya tidak berani komentar,” kata Sumarno.

Sebelumnya, Kamis (12/12), salah satu anggota PolisiUpacara Tradisi Pisah Sambut Kapolda Kalbar. Lanjut Baca ... »  Pamong Praja (Pol PP) yang berjaga di ruang tunggu tamu Gubernur seakan menampik adanya pembobolan. “O, tidak ada kejadian apa-apa, sedang ada rapat di dalam,” tutur PNS berseragam Pol PP itu sembari mengerling kedua rekannya yang duduk siaga di bagian pintu masuk ruang kerja orang nomor 1 (satu) di Kalbar.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ruang kerja Gubernur diacak-acak pelaku (orang tak dikenal) alias maling.  Meliputi ruang / meja kerja Gubernur, ruang kerja Gubernur yang lama, dan ruang tunggu tamu. Sementara pintu yang berhasil dijebol dan dirusak ada 3, yakni pintu ruang kerja Gubernur, pintu ruang tunggu tamu Gubernur  dan pintu gudang arsip Gubernur yang mempunyai akses ke dek. Informasi yang diperoleh, ada beberapa buah amflof berisi uang yang hilang dalam laci kerja Gubernur. (novi).

(dibaca 602 X)