Pangdam IM Kunker Ke Aceh Timur

| Share on Facebook
Kunker Pangdam 1

Pangdam IM Mayjen TNI Agus Kriswanto  sedang menyampaikan sambutan dalam pertemuan dengan Forkopinda, tokoh agama, tokoh masyrakat saat Kunker ke Aceh TimurMTQ ke-32, Aceh Timur Ikut Pawai Ta’ruf dan Mobil Hias. Lanjut Baca ... » di ruang Pendopo Bupati.

LENSAKAPUAS, ACEH TIMUR – Dalam kunjungan kerjanya ke Aceh Timur, Kamis (29/1), Pangdam Iskandar Muda (IM) Mayjen TNI Agus Kriswanto melakukan pertemuan sekaligus bersilahturahmi dengan jajaran Muspida, tokoh masyarakat, ulama dan pejabat pemerintah setempat di Pendopo Bupati Aceh Timur. Ketika pertemuan, Pangdam Agus Kriswanto  didampingi para pejabat dari Kodam IM serta Dandim 0104 Aceh Timur Letkol (Inf) Mahesa Fitriadi.

Dalam sambutannya, Agus Kriswanto mengatakan, selama ia menjabat sebagai Pangdam IM, kesempatan itu merupakan kunjungan pertamanya di wilayah Aceh Timur. “Maksud dan tujuan kunjungan kerja ini adalah untuk melihat secara langsung kondisi satuan jajaran Kodam Iskandar Muda yang berada di wilayah ini,” kata Pangdam.

Selain itu, kata dia, kedatangan dirinya juga ingin melihat langsung situasi dan kundisi wilayah Kabupaten Aceh Timur sekaligus bersilahturahmi dengan unsur Forkopimda dan tokoh-tokoh masyarakat yang ada di daerah itu.

“Menjalin komunikasi yang harmonis dengan Forkopimda dan unsur-unsur masyarakat di daerah adalah sangat penting, sehingga apabila ada suatu permasalahan muncul dapat diselesaikan secara bersama-sama melalui cara musyawarah. Peran tokoh agama maupun ulama di wilayah Aceh Timur sangat diperlukan.  Mungkin selama ini para ulama ataupun tokoh agama sudah mulai ditinggalkan,” tuturnya.

Kondisi wilayah Aceh Timur, kata Pangdam, sangat rawan bencana alam. “Kita harus selalu siap dan tanggap dalam penanganan bencana. Saya berharap kerjasama yang baik antara unsur-unsur yang ada, termasuk TNI dan BPBD untuk selalu antisipatif agar tidak timbul kerugian besar. Marilah kita bersama-sama menjaga lingkungan di sekitar wilayah kita ini dengan baik,” ajaknya.

Kemudian, Pangdam IM juga mengajak segenap elemen masyarakat untuk mampu berperan sebagai motivator dengan menyampaikan pesan-pesan yang menyejukkan atau ajakan-ajakan yang bersifat persuasif serta menyisipkan pesan moral serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air.

“Segenap elemen masyarakat harus mampu bertindak sebagai filter untuk mencegah meluasnya isu-isu menyesatkan yang berkembang dalam masyarakat. Artinya, segenap elemen masyarakat diharapkan dapat menetralisir dengan cepat dan tepat apabila ada isu-isu provokatif yang meresahkan masyarakat,” pinta Agus Kriswanto.

Selanjutnya, Pangdam IM tak lupa menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang tulus kepada seluruh anggota Forkopimda Aceh Timur maupun semua pihak yang telah memberikan dukungan kepada Kodam Iskandar Muda khususnya Kodim 0104 Aceh Timur, sehingga dapat menjalankan tugas dan fungsi dengan baik. “Kerjasama tersebut diharapkan terus meningkat dimasa yang akan datang,” harap  Agus Kriswwanto.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Aceh Timur Hasballah, M. Thaib dalam sambutannya menjelaskan, Kabupaten Aceh Timur merupakan salah satu daerah yang berada di bagian timur Provinsi Aceh dan memiliki akses yang dekat dengan Provinsi Sumatera Utara. Secara geografis, kata dia, menguntungkan bagi perkembangan wilayah karena berbatasan langsung dengan Selat Malaka. Sehingga memiliki akses langsung ke negara tetangga, terutama Malaysia.

Diakui Pimpinan Wilayah Aceh Timur ini, bahwa kerjasama yang telah terjalin antara TNI, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten, sudah baik sejak awal, saat Dandim ditugaskan di wilayah tersebut. “Kami sebagai pimpinan merasa sangat dekat dengan unsur TNI, terutama dalam hubungan dengan masyarakat saat memberikan bantuan terhadap penanganan penanggulangan banjir. Termasuk program nasional ketahanan pangan yang baru-baru ini penandatanganannya kita laksanakan di Kodim 0104 Aceh Timur,” ungkap Hasballah.

Begitu halnya dibidang pendidikan. Bupati Aceh Timur ini mengapresiasi peran serta TNI yang ikut ambil bagian dalam membangun dunia pendidikan. “Ini belum pernah terjadi, hal inilah kenapa masyarakat merasa dekat dengan TNI, saat ini masyarakat mengetahui bahwa fungsi TNI tidak hanya untuk membela Negara dan menjaga keutuhan NKRI saja, tetapi TNI juga berfungsi sebagai motivator dan penggerak dalam segala bentuk pembangunan,” sanjung Hasballah.

Apalagi, kata dia, Kabupaten Aceh Timur setelah pemekaran baru dua setengah tahun pindah ke Idi. “Disinilah sebagai kabupaten induk dan pusat kota Kabupaten Aceh Timur yang sedang giat-giatnya menggalakan pembangunan disegala bidang,” tandasnya.

Selanjutnya, ia juga berharap pembangunan kantor Makodim 0104 Aceh Timur yang telah dicanangkan dapat segera terwujud. “Perlu kami laporkan bahwa lokasi yang diperuntuhkan untuk Makodim sudah kita siapkan di Desa Teupin Batee, Kecamatan Idi Rayeuk. Untuk itu kami berharap dukungan penuh dari Bapak Pangdam IM agar pembangunan Makodim Aceh Timur dapat segera terwujud dimasa kepemimpinan Bapak,” harap Bupati Aceh Timur Hasballah mengakhiri sambutannya.

Editor : Alamsyah

(dibaca 508 X)