Pangdam XII/Tpr Sambut Kedatangan Satgas Pamtas Yonif 131/BS

| Share on Facebook

photo_2016-11-04_14-27-59

LENSAKAPUAS, KUBU RAYA –  Panglima Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura Mayjen TNIKasdam Lepas Yonif 132/Bima Sakti. Lanjut Baca ... » Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., Ph.d, menyambut  kedatangan Prajurit Bataliyon Infanteri 131/Braja Sakti di Makodam XII/Tpr, Jalan Arteri Alianyang No. 1 Sungai Raya, Kubu Raya, Kalbar, Kamis (3/11/2016) malam kemarin. Kedatangan Prajurit Yonif  131/BS dipimpin Danyon Letkol Inf Denny, S.IP., yang berkedudukan di Payah Kumbuh,  Sumatera Barat, akan menggantikan Satgas Pamtas Yonif 144/JY di perbatasan RI-Malaysia.

Dalam UU RI nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI bahwa tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan Negara, mempertahankan wilayah NKRI dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan Negara.  Implementasi dari tugas pokok tersebut adalah melaksanakan pengamanan perbatasan RI-Malaysia yang merupakan tugas operasi militer selain perang, dikatakan Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Andika Perkasa saat memberi arahan kepada seluruh anggota Satgas Pamtas Yonif 131/BS.

Operasi pengamanan perbatasan RI-Malaysia yang ditugaskan kepada Yonif 131/Braja Sakti ini, merupakan suatu kepercayaan dan kehormatan yang diberikan negara kepada saudara”, tegas Pangdam.

Pangdam mengingatkan prajurit Yonif 131/BS, bahwa tugas operasi Pamtas RI-Malaysia yang akan dilaksanakan tidaklah ringan, kompleksitas permasalahan yang terjadi diperbatasan akhir-akhir ini semakin meningkat, seperti halnya terjadinya illegal trafficking, illegal logging, pelintas batas, penyelundupan barang-barang illegal dan termasuk  peredaran narkoba dan masih banyak lagi permasalahan lain yang menjadi fenomena kejahatan lintas Negara. “Ini semua sangat membutuhkan kepedulian kita semua terutama kepada personel Satgas dalam mengatasi maupun mengantisipasi permasalahan tersebut”, ujarnya.

Selain itu, banyaknya permasalahan yang terjadi di perbatasan menuntut prajurit untuk selalu beradaptasi dengan lingkungan masyarakat perbatasan, yaitu dengan memperbanyak kegiatan-kegiatan kemasyarakatan, sehingga tercipta kemanunggalan antara TNI dengan rakyat.

Pangdam berharap kepada Satgas Yonif 131/BS, untuk selalu mengembangkan kreatifitas masing-masing prajurit serta melaksanakan pembinaan Teritorial dan memelihara hubungan baik dengan semua lapisan masyarakat. Sehingga,  akan meraih simpati masyarakat yang dapat digunakan dalam mengantisipasi berbagai macam kerawanan dan ancaman keamanan, serta selalu berkoordinasi dan bekerjasama dengan aparat yang ada di wilayah perbatasan juga  senantiasa menghormati budaya dan adat istiadat masyarakat setempat dan menghindari pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik TNI.

(dibaca 41 X)