Paparan Visi Misi Dua Kandidat Ketum YBS

| Share on Facebook
calon ketua ybs

The Lu Sia (kiri) dan Tjioe Sui KIm (kanan) /Ft.Novi

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Dua kandidat, The Lu Sia dan Tjioe Kui Sim yang bertarung pada Pemilihan Ketua Umum  Yayasan Bhakti Suci (YBS) Periode XX (2014-2018), menyampaikan Visi, Misi dan Program Kerja andalan masing – masing.

The Lu Sia, S.H. M.H., memaparkan visi utamanya untuk  menegakan eksistensi YBS dengan mengedepankan Kiprah warga Tionghoa melalui pengabdian sosial, pendidikan, seni budaya dan kemasyarakatan, sebagai bagian integral dari masyarakat Kalimantan Barat Dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Ada 3 Misi, pertama, mempererat Persatuan dan kesatuan 58 Yayasan Marga Tionghoa yang bernaung pada YBS serta warga Tionghoa umumnya untuk turut aktif berkiprah membangun Indonesia di segala bidang kehidupan berbangsa dan bernegara. Kedua, menjadikan YBS sebagai wadah persatuan seluruh yayasan marga, dengan membantu yayasan yang kecil agar berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah dalam setiap legiatan sosial kemasyarakatan. Ketiga, meningkatkan koordinasi YBS dengan pemerintah daerah dan organisasi sosial kemasyarakatan untuk kepentingan sosial masyarakat Tionghoa khususnya, dan masyarakat Kalbar umumnya,” papar Asia sapaan akrab The Lu Sia. Selain visi dan misi, ia juga menjelaskan program kerja yang akan ia laksanakan apabila nantinya kembali dipercaya memimpin YBS.

Begitupun dengan kandidat Tjioe Kui Sim, Visinya agar masyarakat Tionghoa bersatu padu menuju hari esok yang lebih baik. Ada 9 misi, pertama, mengupayakan YBS lebih bermanfaay bagi anggota – anggota yang terhimpun di dalamnya serta mengupayakan terwujudnya kesetaraan diantara sesama anggota-anggotanya. Kedua, berupaya lebih meningkatkan peran YBS untuk mempererat tali persaudaraan antar etnis dengan menghimbau dan mengajak seluruh tokoh-tokoh masyarakat baik secara personal maupun kelompok maupun untuk bersatu padu membangun semangat kerjasama. Ketiga, lebih meningkatkan kesadaran masyarakat Tionghoa ikut berpartisipasi dalam kehidupan sosial, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Keempat, mengedepankan musyawarah mufakat disetiap pengambilan kebijakan dan keputusan YBS dengan selalu mengikut sertakan ketua-ketua yayasan, Kelima, lebih memperjuangkan kepentingan-kepentingan anggota-anggota YBS dengan menjalin kemitraan dengan pemerintah daerah. Keenam, mengembangkan sikap saling menghargai, tolong menolong dan gotong royong, Ketujuh, lebih mengupayakan YBS sebagai pusat informasi dan komunikasi bagi yayasan  yang terhimpun didalamnya. Kedelapan, meningkatkan kegiatan-kegiatan budaya masyarakat Tionghoa untuk melestarikan dan menumbuhkembangkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa. “Yang terakhir, memperkuat sistem manajemen Organisasi YBS agar terbangun kredibilitas yang lebih baik,” papar Hasim. Selain visi misi ia pun menjelaskan apa yang akan menjadi programnya apabila terpilih sebagai kesua Yayasan Bakti Suci periode XX natinya. (novi)

(dibaca 546 X)