Pasca Perampokan Bersenjata SPBU Bodok

| Share on Facebook
Bumbun Alexander, S.TP., Ketua Pemuda Dayak Parindu

Bumbun Alexander, S.TP., Ketua Pemuda Dayak Parindu

Alex : Ada Warga Asing, Lapor RT & Polsek

LENSAKAPUAS, SANGGAU – Pasca terjadinya peristiwa perampokan bersenjata api di SPBU Bodok, Desa Pusat Damai, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, seluruh lapisan masyarakat mengecam keras aksi perampokan yang mengakibatkan tertembaknya Mater, salah satu penjaga SPBU, pada bagian paha sebelah kiri. Selasa (22/10/2013).

Berdasarkan penuturan Alexander Bumbun, S.TP., Ketua Pemuda Dayak Parindu,   “Perampokan terjadi sekitar pukul 15.30 Wib.  Ada 4 orang kawanan perampok memaksa penjaga SPBU Bodok menyerahkan uang di tas pinggang dan laci SPBU.  Setelah mengambil uang, salah satu dari kawanan perampok itu menembak salah satu penjaga SPBU, kemudian langsung kabur menggunakan sepeda motor Honda Revo berwarna merah dan Honda Blade,” ulasnya.

Atas kejadian itu, ia pun meminta kepada masyarakat kecamatan Parindu khususnya, untuk  selalu berhati-hati dan terus meningkatkan kewaspadaan apabila mengetahui ada warga  asing yang masuk atau tinggal di wilayah mereka. “Segera laporkan ke ketua RT dan Polsek, mengingat kasus seperti ini sudah dua kali  terjadi di wilayah Kabupaten Sanggau dalam satu minggu terakhir ini,” pintanya.

Alex mengaku prihatin atas peristiwa tersebut dan meminta pihak keluarga korban  bersabar serta menyerahkan pengungkapan pelaku kepada pihak kepolisian.

Terhadap biaya pengobatan korban, ia meminta  agar pemilik SPBU  membiayai hingga tuntas dan memberi kompensasi,  mengingat korban Mater merupakan tulang punggung keluarga,  yang memiliki anak dan istri.

Selanjutnya, Alex  juga meminta Pengurus Adat Dusun Serarong dan Kepala Dusun untuk  segera  melakukan komunikasi kepada pemilik SPBU guna memfasilitasi pelaksanakan Ritual Adat “Buai Giling” yang bertujuan sebagai pengobatan pertama dalam tradisi dayak dan meminta  kepada Leluhur Penompa/Tuhan, agar hal yang sama tidak terulang lagi baik kepada korban, pihak SPBU maupun  masyarakat dusun setempat. (alam)

(dibaca 1875 X)