PD III Fisipol Untan Gampar Ketua BSF dan Ancam Bubarkan Organisasi

| Share on Facebook

Thamrin Usman : Jangan Sampai Terulang Lagi di UntanAir Mancur Bundaran Digulis Untan, Perhias Wajah Kota Pontianak . Lanjut Baca ... »

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Rektor Universitas Tanjungpura Pontianak  Thamrin Usman belum bisa mengambil tindakan atas dugaan sewenang-wenang yang dilakukan oleh Pembantu Dekan III Fakultas Fisipol Untan, Drs. Syarif Usmulyadi, terhadap ketua Bengkel Seni Fisipol ketika mengadakan kegiatan pengkaderan organisasi.

“Sampai sekarang belum lapor ke Rektorat, mau memanggil Dekannya belum ada dasar. Kalau ada, maka Pembantu Rektor III bisa memanggil PD III itu untuk diberi peringatan,” ujar Thamrin Usman, Rektor Untan didampingi PR III Waskita kepada sejumlah wartawan di Rektorat Untan, Senin, 20 Oktober 2014 .

Atas kejadian tersebut, kata Thamrin, pihaknya sangat menyayangkan. “Secara manusiawi, terhadap tindakan tidak terpuji itu sangat kita sayangkan.”

Untuk itu, Rektor Untan mengingatkan supaya kejadian serupa tidak terulang kembali. “Kita ingin jangan terulang, namanya tempat belajar, tempat belajar itu  bebas dari ancaman, intimidasi, maupun kekerasan. Bayangkan kalau itu tercipta, mau jadi apa pemimpin yang keluar dari Untan ini nanti,” kata Thamrin.

Berdasarkan kronologis kejadian yang dirilis Bengkel Seni Fisipol Untan dijelaskan bahwa pada Pukul 04.30 s.d 18.00 UKM Bengkel Seni Fisipol (BSF) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Uninersitas Tanjungpura Pontianak mengadakan kegiatan pengkaderan. Selepas istirahat, mulai Pukul 19.00 wib kegiatan dilanjutkan tanpa ada tindakan yag merugikan peserta, namun melenceng dari waktu yang tetapkan. Kendati demikian, menurut BSF, panitia mempercepat proses kegiatan dan berjanji untuk menjaga dan siap mengantar peserta pulang ke rumah masing-masing.

Namun, rilis BSF, diluar dugaan, sekitar pukul 23.00 wib Pembantu Dekan (PD) III  datang dalam keadaan emosi, hingga langsung melabrak ketua BSF “Dengan nada tinggi, PD III memanggil ketua BSF, Beng, menjambak rambut, memukul pundak, dan  menampar ketua BSF disertai cacian dan mengeluarkan pernyataan akan membekukan hingga membubarkan Organisasi Bengkel Seni Fisiol Untan  di hadapan orang tua / wali peserta.

Mendapat perlakuan tersebut, seluruh panitia, pengurus dan senior BSF menggelar rapat evaluasi.

(novi)

(dibaca 563 X)