Pekan Depan, Polda Kalbar Limpahkan Kasus ‘Suap Polisi’ Ke Kejati

| Share on Facebook

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda KalbarHari Pertama Kapolda Baru Kalbar Ngantor. Lanjut Baca ... » pekan mendatang akan menyerahkan tersangka Siti Santi Herfina dan Iptu Gunawan Manurung kepada Kejaksaan Kinggi (Kejati) Kalbar terkait perkara suap dan penyalahgunaan wewenang.

Kasubdit III Polda Kalbar AKBP Parmadi Syahid Putra S.I.K mengungkapkan bahwa Siti disinyalir telah melakukan penyogokan (suap) sebesar Rp50 juta kepada IPTU Gunawan Manurung dalam perkara tertangkapnya Asep suami Siti yang tersagkut kasus narkotikaKapal Kargo Express Angkut 19 Kg Ganja Kering. Lanjut Baca ... ».

Perwira menengah Polda Kalbar itu membeberkan, IPTU Gunawan Manurung ketika menjabat sebagai Kasat Reserse NarkobaHoree...e..e...Bride Bebas. Lanjut Baca ... » Polres Melawi berjanji dan menyatakan siap membantu isteri tersangka Asep, tetapi dengan catatan harus membayar uang sekitar Rp 50 juta. “Jadi, secara berturut-turut istri tersangka menyerahkan uang sebesar Rp40 juta pada 6 Februari pukul 05.30 wib dan 2 hari berikutnya sesuai perjanjian mereka di rumah oknum Kasat Res Narkoba yang sudah saya pecat itu,” ungkap AKBP Permadi ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (3/11).

Adapun kesepakatan diantara keduanya, setalah uang dibayar, IPTU Gunawan Manurung berjanji bahwa suami Siti akan  mendapatkan Putusan Hakim di Pengadilan, 5 bulan kurungan penjara.

“Setelah menyerahkan uang dengan total Rp45 juta, 1 gelang emas dewasa, 2  gelang emas anak-anak dan sepasang anting-anting, ternyata Siti beserta keluarganya menginginkan uang yang telah diserahkan tersebut dikembalikan lagi. Namun IPTU Gunawan Manurung terus menghindar, sehingga Siti memutuskan untuk melaporkan hal tersebut ke Polres Melawi dengan bukti hasil rekaman percakapan Siti dengan IPTU Manurung,” terang AKBP Permadi.

Selanjutnya, kata dia, terhadap tersangka Siti dan IPTU Gunawan Manurung dikenakan Pasal 5 ayat (1) huruf a dan b UU RI no 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasn Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman pidana penjara kurungan 5 tahun.

Terhadap IPTU Gunawan Manurung, tandas AKBP Permadi, sebelumnya telah dilaksanakan sidang Komisi Etik. “Sudah dijatuhkan sanksi administratif berupa pencopotan dari tugas jabatannya sebagai Kasat Reserse Narkoba Polres Melawi”. (cece)

foto Kasubdit III Polda Kalbar AKBP Parmadi syahid putra S.I.K

(dibaca 768 X)