Pelantikan KBF Kalbar : Kembalinya Sebuah Kekuatan Besar

| Share on Facebook

suara KBF Kalbar : Genderang persatuan mulai ditabuh. Ratusan satgas berbaju loreng tumpah ruah dihotel Aston PontianakEdi Kamtono Optimis Menang Satu Putaran. Lanjut Baca ... ». Teriak komando “ FKPPI JAYA di iringi kepalan tinju keudara “ terdengar nyaring di-4 penjuru ruangan.

Dengan semangat “ Satu Raga Satu Jiwa “ mereka hadir dalam rangka gawean akbarKaki Tangan AK Aniaya Sariansyah. Lanjut Baca ... » pelantikan Keluarga Besar FKPPI Daerah XV Kalimantan Barat dan organisasi pendukung, Badik Lader maupun Wanita FKPPI Kalbar.

Turut serta para pembina dan undangan lainnya, Pangdam XII Tanjung Pura, Kapolda Kalbar, Gubernur Kalimantan Barat, Danrem, Danlanal, Danlanud, Dandim Se-Kalbar, Kapolres Pontianak, Pepabri, Walikota dan Wakil WalikotaEdi Kamtono Optimis Menang Satu Putaran. Lanjut Baca ... » Pontianak serta LVRI. Kemudian akademisi, Ormas, Organisasi Kepemudaan, tokoh masyarakat, tokoh agama maupun Lembaga sosial masyarakat.

Kontek peleburan 2 tubuh, Ormas dan GM, menjadi Keluarga besar FKPPI, dinilai oleh beberapa kalangan sebagai gambaran kembalinya sebuah kekuatanbesar. Asumsi tersebut bisa dibilang cukup realistis mengingat anggota KBF di Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat jumlah tergolong besar, mendekati angka enam ratusan ribu orang.

“Saya yakin, setelah bersatu dan berdaulat dibawah panji KBF, kedepannya FKPPI Kalbar bakal lebih besar, kuat dan mampu berkembang drastis,” tutur HeruSuwono, Ketua Media Komunikasi Armyn (Mekar Kalbar).

Pendapat tadi, katanya lagi, kaitannya dengan program organisasi. Artinya, ketika proses penyatuan itu sudah mencapai titik yang paling puncak alias sempurna secara bulat, jangankan aktivitas kecil, sedang dan menengah, agenda jumbo-pun sanggup di-implentasikan FKPPI.

Bahkan, tambah Heru, terhadap momentum pilkada maupun pemilu legislatif, FKPPI bias menggiring kader potensial untuk tampil diajang Cawako, Cabup, Cagub, DPRD, DPR-RI serta Anggota Dewan Perwakilan Daerah.

Kordinator Media Online Lensa Kapuas Kalbar, Boy Florensius juga memandang positif nuansa penggabungan 2 tubuh. Menurutnya langkah organisasi yang lahir dar itetesan darah dan denyut nadi TNI-Polri ini merupakan cerminan pribahasa“ bersatu kita teguh bercerai kita runtuh, bukan kawin lagi “.

“Nah untuk takaran kegiatan, petuah tersebut mengajarkan sebesar apapun bentuk rencana kedepan, jika realisasinya dilakukan secara bersama-sama pasti akan terasa kecil, ringan dan mudah, “ tukasnya.

Berangkat dari pendapat diatas, KordinatorBuletin Suara FKPPI Kalbar menghimbau sekaligus meminta kepada seluruh anggota Keluarga Besar FKPPI Kalimantan Barat agar ikut aktif membangun FKPPI dimasa mendatang. “ kita satu, kita sama anak tetesan darah dan denyut nadi TNI-Polri. Angkat tangan keatas katakan“ Siap “, tegas Sanggar. ( SP)

(dibaca 97 X)