Penangkapan 3 Warga Singkawang Diduga Kangkangi KUHAP

| Share on Facebook
Tim Advokasi Dewan Rakyat Dayak (DRD)

Tim Advokasi Dewan Rakyat Dayak (DRD)

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Penangkapan yang dilakukan terhadap 3 (tiga) orang tersangka dalam kasus Demo KPU SingkawangWuih, Pengedar Narkoba Koq Bisa Bebas. Lanjut Baca ... » oleh Direskrimum Polda KalbarTruck Fuso Pengangkut Lelong ditangkap Petugas. Lanjut Baca ... »,  akan dipraperadilkan. Hal tersebut diungkap oleh Tim Advokasi Dewan Rakyat Dayak (DRD), Mikael Yohanes, SH dkk, selaku kuasa hukum ketiga tersangka.

“Penangkapan terhadap Kristianus pada tanggal (23/11) malam dan Agustinus Ulin pada tanggal (24/11) sangat berlebihan. Seperti menangkap teroris saja. Penangkapan terhadap keduanya, melanggar KUHAP. Seharusnya sebelum melakukan penangkapan, penyidik melakukan pemanggilan secara layak terlebih dahulu. Apabila pemanggilan polisi tidak indahkan oleh terlapor, maka penyidik dapat melakukan upaya paksa berupa penangkapan. Tidak bisa seenaknya polisi main tangkap dengan mengabaikan tata cara dan prosedur yang diatur dalam perundang – undangan,” kata Koordinator Tim Advokasi DRD Mikael Yohanes, SH.

Kita juga sudah meminta keterangan dari ketiga klien yang saat ini ditahan di Mapolda Kalbar, maupun dari pihak keluarga yang mengetahui proses penangkapan tersebut. Jadi, apabila tindakan penangkapan yang dilakukan oleh Direskrimum Polda Kalbar tidak memenuhi ketentuan yang digariskan undang-undang sebagaimana yang diamanatkan KUHAP, maka kita juga berhak melakukan upaya pembelaan hukum. “Bagaimana mau menegakan hukum, kalau dalam proses penegakan hukumnya saja telah mengabaikan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Yohanes.

Selain itu, terhadap pemenuhan hak – hak ketiga tersangka juga dipersulit oleh Penyidik Polda Kalbar. “Menurut penyidik, untuk bertemu tersangka adalah kewenangan Subdit Tahti, kemudian ketika kita ke Subdit Tahti, dilemparkan lagi ke Penyidik. Ada apa sebetulnya dibalik kasus tersebut,” tanya Yohanes.

Sebelumnya, Kristianus, Agustinus Ulin, dan Dedi Iswandi di laporkan dengan dugaan tindak pidana pengrusakan yang dimuka umum melakukan kekerasan terhadap barang atau orang dan merusakkan barang dan atau perbuatan tidak menyenangkan sebagaimana dimaksud dalam surat penangkapan ketiga tersangka tersebut. Red

(dibaca 1691 X)