Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi Hanya di Kota

| Share on Facebook
Kegiatan Sosialisi Pengawasan, Pendistribusian BBM Bersubsidi di Mercure Hotel Pontianak (foto:novi)

Kegiatan Sosialisi Pelaksanaan Pengawasan, Penyediaan dan Pendistribusian BBM Bersubsidi di Mercure Hotel Pontianak (foto:novi)

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Pengawasan terhadap distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi  di wilyah pelosok Kalbar dinilai minim. Bahkan, Kementrerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dinilai hanya memikirkan soal distribusi di wilayah perkotaan saja, sementara harga BBM bersubsidi yang melambung tinggi di wilayah pedalaman lepas dari pemantauan.

Yunando, warga asal Sambas Kalbar saat mengikuti kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Pengawasan, Penyediaan dan Pendistribusian BBM Bersubsidi Kalbar di Mercure Hotel, Rabu (23/10) mengungkapka di daerahnya, harga BBM bersubsidi mencapai Rp.20.000 perliter dan masyarakat tidak pernah menjerit. “Tetapi kenapa yang di Jakarta BBM naik sedikit saja sudah pada teriak. Kami yang lebih mahal belipat-lipat dari harga di perkotaan biasa saja” kata Yanando.

Begitupun halnya, Abdul Halim.  Warga asal kayong utara ini justeru meminta Kementerian ESDM untuk menghapus saja BBM bersubsidi. Alasannya, kata dia,  kebanyakan yang menikmati BBM bersusidi itu bukan orang yang seharusnya, melainkan justeru orang-orang besar.

Beda halnya dengan Komite, Dr. Ibrahim Hasyim SE, MM menjelaskan mengenai Kebijakan BPH Migas, bersandar pada Peraturan Presiden Nomor 71 tahun 2005 tentang penyediaan dan penditribusian BBM. Siapa yang pantas menerima BBM bersubsidi. “Contohnya, bagi pelaku usaha mikro yang menggunakan BBM jenis premium, pembeliannya dengan verifikasi dan surat rekomendasi dari SKPD Kabupaten/Kota,” ucapnya.

Selama ini, kata dia, Indonesia kaya akan minyak.  “Dengan cadangan minyak Indonesia yang dari waktu ke waktu terus berkurang, saat ini hanya pada level 4,03 milyar barel, jauh lebih kecil dibandingkan cadangan minyak Arab Saudi yang memiliki 264 milyar barel,” ungkap Hasyim. (cece)

(dibaca 837 X)