Pengerjaan Gedung Bank Kalbar Cab. Untan Harusnya Transparan

| Share on Facebook

bank kalbar,,LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Banyaknya proyek pembangunan milik pemerintah daerah yang dikerjakan oleh pelaksana dengan tanpa mencantumkan plank pagu anggaran kerap mengundang tanya banyak pihak. Padahal UU No.18 Tahun 2010 tentang KIP juga telah mengisyaratkan tentang pentingnya keterbukaan informasi publikSidang Perdana KIP Kalbar, Termohon Mangkir Sidang. Lanjut Baca ... » dan transparansi atas pengelolaan keuangan negara. Belum lagi kalau bicara soal Ketentuan lainnya, menurut penuturan seorang konsultan proyek,setiap plank papan nama proyek besarannya berkisar Rp500 Ribu.

Bank Pembangunan Daerah Kalbar, sebagai satu-satunya Bank milik Pemerintah Daerah Kalbar juga mulai ikut-ikutan latah dengan trend “Tanpa Plank”.

Faktanya, pembangunan Kantor Cabang Bank Kalbar Universitas Tanjungpura Pontianak yang saat ini sedang berlansung pengerjaannya dengan nilai anggaran hampir Rp1 Milyar dan pelaksananya ditentukan melalui proses Pemilihan Lansung itu pun demikian adanya.

Direktur Utama Bank Kalbar,Sudirman HMY ketika dihubunggi LensaKapuas melalui pesan singkat via SMS, Kamis (02/01/2014) mengatakan bahwa Bank Kalbar dan UNTAN telah mengikatkan diri untuk kontrak lahan selama masa waktu 5 tahun dan bisa diperpanjang s/d 20 tahun.

“Karena tanah ini milik negara, maka prosesnya sudah melalui kajian dari DJKN, Bank Kalbar membangun kantor dengan kompensasi sewa tanah UNTAN tersebut,” kata Sudirman.

Mengenai besaran pagu anggaran dan pelaksana kegiatan, menurut Sudirman, karena angkanya dibawah Rp1 Milyar, maka penentuan kontraktor pelaksana dengan menggunakan sistem PL. “Pemilihan lansung dari 3 penawar,”ucapnya.

Sementara, tidak dipasangnya plank pagu proyek, kata Sudirman,karena pihaknya sedang mempersiapkan. ”Papan nama proyek sedang disiapkan, jangka waktu paling lama 6 bulan,” tandasnya. (Novi)

(dibaca 766 X)