Peran ORARI Bagi Pembangunan Kalbar

| Share on Facebook

orariLENSAKAPUAS, PONTIANAK – Rapat Kerja Daerah dengan agenda Laporan Umum Pengurus Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) Daerah Kalimantan Barat merupakan pemenuhan dari Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) organisasi.

Gubernur Kalimantan Barat yang diwakili Staff Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Ridwan, S.H. M.H., secara resmi membuka kegiatan Rapat Kerja ORARI.

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Ridwan, mengatakan bahwa ORARI sebagai suatu organisasi yang tumbuh dan berkembang dari masyarakat dan dibentuk atas dasar kesamaan hobby atau kegemaran di bidang radio eletronika, akhir-akhir ini aktifitas anggotanya semakin meningkat dan berkembang pula. Menurutnya, tidak lagi sebatas kegiatan menyalurkan hobby, akan tetapi telah mampu berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Selanjutnya, Gubernur berharap agar peran ORARI dapat diperluas lagi dengan membantu Pemerintah Daerah di bidang pembangunan dengan mensosialisasikan program pembangunan ke daerah–daerah terpencil yang sulit dijangkau komunikasi dengan baik. “Ke depan, ORARI Kalbar diharapkan dapat terus meningkatkan mutu dan profesionalitas anggotanya, baik melalui kompetensi maupun pelatihan serta dapat meningkatkan kerjasama dengan Pemda,” pinta Gubernur.

Dalam kesempatan yang sama, ketua ORARI Kalbar, Drg. Nazaruddin, M.Ph., menjelaskan maksud kegiatan tersebut, untuk menyampaikan informasi dan gambaran tentang keadaan ORARI Daerah Kaliantan Barat dan ORARI local se-Kalbar untuk masa bhakti 2010 – 2015. “Tujuannya, untuk dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dan pedoman guna mengambil kebijakan kedepan bagi pengurus,” ujar Nazaruddin, Jumat, 01 November 2013.

Adapun jumlah anggota ORARI Daerah Kalbar, hingga saat ini tercatat 574 orang anggota yang tersebar di 14 Kabupaten dan Kota se-Kalbar.

(dibaca 715 X)