Perayaan HUT ke 15 tahun YPKK

| Share on Facebook

foto-bersama-hut-ypkk

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Pendiri Yayasan Pemadam Kebakaran Khatulistiwa (YPKK) Tio Ngim Lai menceritakan, awal berdirinya YPKK diinisiasi oleh 10 orang, yaitu Khou siau Hua, Adi Gunawan, Anton, Margono, H.Ir Maulana Hasanudin, Lo Liang Khun, Sutopo Ali (alm), Tan Lim  Mong (alm), Lai Bie khiong. 

“Dengan bermodalkan  semangat  dan jiwa besar, kami  mendirikan YPKK yang mulanya di dalam gang. Kemudian keponakan saya membantu membelikan dua unit mesin pompa, termasuk warga masyarakat juga ikut menyumbang,” kenang Tio Ngim Lai.

Selanjutnya, kata dia, pihaknya menyusun suatu struktur kepengurusan, sehingga terbentuklah ketua, sekretaris dan bendahara. “Dari situlah  YPKK  terus mengalami suatu kemajuan dan mengalami perkembangan. Berkat adanya  dukungan serta keahlian para pengurus dalam mengembangkan YPKK ini, hingga sekarang  YPKK genap  berusia 15 tahun,” ulasnya. 

Dijelaskan Tio Ngim Lai, bahwa pada waktu itu, mereka mendirikan YPKK  ini dengan bergotong royong. “Pemerintah  pada  saat itu belum  ada memberikan bantuan. Kami hanya di bantu oleh teman – teman  donatur “

Menurut dia, dalam mendirikan YPKK  tersebut, banyak suka duka yang dialami. Kemudian firinya juga mengajak bagi yang  ingin bergabung akan dirangkul tanpa memandang perbedaan suku maupun agama. “Karena kita  ini satu bangsa yaitu bangsa Indonesia.” Ia pun berharap dengan usia yang memasuki ke 15 tahun, YPPK bisa  semakin maju, berkembang dan sukses. 

Sementara itu ketua Yayasan Pemadam Kebakaran Khatulistiwa (YPKK) Johny Yuwandi mengisahkan, semula  Posko YPKK  berada di Gang Kedah.  “Karena  di tempat itu  sudah tidak  layak lagi,   jadi kami pindah mendirikan Posko di Jalan Purnama Komplek Purnama Agung,” ulas Johny.

Pendirian YPKK tersebut menurut Johny sebagai bentuk kepedulian terhadap  masyarakat. Hal tersebut juga telah dikonsultasikan dengan Walikota Pontianak. 

Dalam operasionalnya, dikaatakan Johny bahwa semua rekannya di YPKK ini terus berpartisipasi tanpa ada gaji alias sukarela.  “Walaupun  itu di tengah malam mereka  begitu mendapat kabar ada kebakaran mereka dengan sigap terus melakukan tugasnya,” ungkap dia. 

Ditambahkannya, di usia yang ke  15 tahun, YPKK memiliki kerjasama unit sebanyak 40. “Begitu kita kompak dan begitu kita bekerjasama, sehingga dengan bergotong – royong  dan kerjasama akan dapat mengatasi dengan mudah dan cepat. Buktinya  pada HUT ke 15  YPKK, kita lihat sendiri betapa besarnya dukungan  yang diberikan oleh mereka, kompak semua,” tandas Johny.  (Novi)

(dibaca 60 X)