Perbaikan Jembatan Kapuas I Dimulai

| Share on Facebook

Ir, Anugrah, M.T. : Proses Hukum Terhadap Penabrak Tetap Jalan

Jembatan Kapuas I Pontianak (foto:budi/AWI)

Jembatan Kapuas I Pontianak (foto:budi/AWI)

LENSAKAPUAS,PONTIANAK – Perbaikan terhadap jembatan Kapuas I Pontianak pasca ditabrak beberapa waktu lalu akan segera dilakukan tanpa harus menunggu proses hukum dan pertanggung jawaban dari pihak penabrak. Langkah tersebut diambil karena kalau menunggu proses hukum dan pertanggungjawaban pihak penabrak akan lama dan berbelit-belit. “Contohnya, pertanggungjawaban pihak penabrak yang pertama pada tahun 2013 saja sampai saat ini belum terlaksana dan belum disetorkan ke kas negara. Namun kami tetap memproses secara hukum untuk tahun 2013 dan kejadian yang baru-baru lalu dengan menggunakan bantuan pengacara negara,” ungkap Ir. Anugrah Rahmanto, M.T. melalui siarannya persnya, Kamis, 10 Juli 2014.

Langkah percepatan perbaikan dan perkuatan jembatan Kapuas I ini, kata Anugrah, diambil mengingat kondisi kerusakan yang tidak boleh dibiarkan terlalu lama, adanya dampak perekonomian serta kemacetan yang semakin parah.

Dijelaskannya, keputusan tersebut juga setelah tidak adanya kejelasan pertanggung jawaban yang meyakinkan dari pihak penabrak. Kendati demikian, ia menuturkan bahwa proses hukum atas kelalaian yang menyebabkan kerusakan fasilitas publik yang sangat vital ini tetap dilakukan dengan menggunakan bantuan pegacara negara, termasuk tuntutan terhadap pertanggungjawaban pihak-pihak penabrak sebelumnya yang sampai saat ini belum direalisasikan serta di setorkan ke kas negara.

Anugrah menjelaskan, Kementrian Pekerjaan Umum melalui Satker PJN wilayah 1 yang memiliki kewenangan atas penyelenggaraan jalan dan jembatan telah berusaha mengupayakan alternatif pembiayaan melalui APBN. Namun, ia juga menyesalkan terhadap pemberitaan sejumlah media masa yang tanpa didasari fakta dan data yang akurat serta konfirmasi, menuding pihaknya (PU) telah menerima setoran atas pertanggunjawaban dari pihak penabrak. “Padahal sebagaimana data yang disampaikan kepada Bina Marga sangat bertolak belakang. Hal ini patut disayangkan,” kesal kabid bina marga.

Terhadap rencana perbaikan dan perkuatan jembatan Kapuas I, lanjut Anugrah, akan dilakukan secara bertahap dan mendetail serta penuh kehati-hatian, mengingat sulitnya lokasi kerja yang berada di atas air pasang surut.

“Pertama- tama adalah tahapan pembuatan perancah-perancah sebagai landasan kerja akan di mulai tanggal 12 juli 2014, kemudian para pekerja akan memasang bonding plat, expoxy, grouting, dan pemasangan angker. Tahapan berikutnya, pengayaman/perangkaian tulangan serta pemasangan bakestingnya dan dilanjutkan tahapan pengecoran. Setelah itu, dilanjutkan dengan pemasangan FRP dan secara simultan juga akan di lakukan perbaikan bearing pad serta perbaikan fender-fendernya,” terang Anugrah.
Selanjutnya, kata dia, setelah semua tahapan tersebut selesai dilaksanakan, maka akan di lakukan pengujian beban kembali.

Mewakili aparatur (pemerintah Kementrian PU, Pemprov Kalbar dan Pemkot Pontianak), Anugrah menyampaikan permemohon maaf kepada seluruh warga masyarakat Kalbar, khususnya warga Kota atas ketidaknyamanan dan terganggunya kelancaran aktifitas dalam hal mobilitas yang memanfaatkan keberadaan jembatan Kapuas I tersebut.

“Dukungan semua pihal agar percepatan perbaikan dan perkuatan jembatan Kapuas I sangat diharapkan, tanpa dibebani dengan pemberitaan yang tidak mendasar dan Insyaallah perbaikan ini diharapkan selesai pada akhir Agustus 2014,” ujar Kabid Bina Marga PU Kalbar. (novi)

(dibaca 980 X)