Peringati Sumpah Pemuda, BKKBN dan IPADI Kalbar Adakan Sarasehan

| Share on Facebook
bkkbn

Mustar, Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar (ft.bkkbn.go.id)

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-86, tepatnya 28 Oktober 2014, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalbar bersama Ikatan Prasktisi Ahli Demografi Indonesia menggelar kegiatan Saraserahan di hotel Kapuas Palace Pontianak, dengan mengangkat tema “Peluang dan Tantangan Bonus Demografi Menyonsong Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015”.

Usai membuka kegiatan, Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar Drs. Mustar, S.E., M.M. menjelaskan, ‘Bonus Demografi’ adalah suatu bonus atau peluang yang disebabkan oleh tercegahnya angka kelahiran yang sangat tinggi pada periode Tahun 1970-2000-an, berkisar 80 juta jiwa. Bahkan, kata dia,  Tahun 2000-2010, tingkat angka kelahiran dapat tercegah menjadi 100 juta jiwa.

Ia pun mengajak untuk mengenang kembali perjuangan para pemuda bangsa Indonesia yang telah berjuang demi bangsa dan negara, merebut kemerdekaan, menegakan kedaulatan, dan melanjutkan pembangunan bangsa.

“Tugas muda-mudi saat ini belum selesai dan tidak akan pernah selesai. Oleh karena itu, kita berharap kepada para pemuda-pemudi Indonesia terus memupuk semangat dan tekad yang tinggi untuk melanjutkan perjuangan demi membangun hari esok yang lebih baik,” ajak Mustar.

Menjelaskan pilihan tema kegiatan, menurut Mustar, sudah sangat relevan. Karena pada saat sekarang bangsa Indonesia khususnya Provinsi Kalimantan Barat tengah menghadapi Bonus Demografi.

Hal tersebut ia lontarkan berdasarkan hasil penelitian Wahyudi dan M.Luthfi pada Tahun 2013 silam yang menunjukan bahwa Kalbar mulai memasuki bonus demografi pada tahun 2020 hingga tahun 2035. “Sedangkan untuk Kota Pontianak sendiri telah memasuki bonus demografi sejak Tahun 2010 lalu,” ungkap Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar. 

Menurut Mustar, dari 14 kabupaten dan kota yang ada di Kalbar, masih ada 2 daerah yang diproyeksi tidak akan menikmati bonus demografi hingga tahun 2035. “Kabupaten Sambas dan kabupaten LandakKarolin MN Potensi Calon Tunggal di Kab.Landak. Lanjut Baca ... ». Alasannya karena tingkat angka kelahiran sangat tinggi,” sebut Mustar.

Dalam agenda sarasehan tersebut juga diselingi Ikrar Pemuda Pentas Seni Pemuda Kalbar dari Prodi Seni Fakultas Keguruan dan Ilmu  Pendidikan (FKIP) Untan dengan narasumber Kepala Perwakilan  BKKBN Kalbar Drs. Mustar, S.E., M.M., Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak Firdaus Zar’in, S.Pd., M.si., dan Dr.Rini Sulistiawati, S.E., M.si. (syaiful)

(dibaca 477 X)

None found.