Pertahankan Ideologi Pancasila, Mahasiswa Lintas OKP Pontianak Sampaikan 3 Seruan

| Share on Facebook

IMG-20170601-WA0003

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – 72 tahun Indonesia Merdeka merupakan usia yang cukup panjang dalam historia bangsa ini. Tentu sudah sepantasnya seluruh elemen rakyat Indonesia menikmati hasil perjuangan para pendahulu bangsa, yang mana pendiri bangsa sudah “sepakat” untuk mempersatukan dan memperkokoh bangsa ini adalah ideologi Pancasila.

Akan tetapi kondisi hari ini yang terjadi masih ada yang belum memahami dan bahkan nilai-nilai yang terkandung dalam ideologi Pancasila masih belum mampu di implementasikan di kehidupan berbangsa dan bernegara.

Maka dari itu, di hari yang bersejarah ini kami yang tergabung dalam organisasi kepemudaan kota Pontianak yang terdiri dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) merespon angkat bicara terkait kondisi hari ini.

Dengan bertepatan hari lahirnya Pancasila kami menyerukan kepada segenap elemen masyarakat untuk senantiasa mengaktualisasikan falsafah ideologi Pancasila agar tercapainya cita-cita bangsa dalam mewujudkan persatuan, perdamaian, dan kemakmuran rakyat Indonesia.

Menurut Ewaldus Donorian Sukardi  ketua PMKRI Cabang Pontianak momentum lahirnya Pancasila ini merupakan penegasan serta mengevaluasi untuk kita bersama agar selalu menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Sedangkan menurut ketua PMII Kota Pontianak Mussolli bahwa lahirnya Pancasila tersampaikan di dalam keberagamaan untuk saling menghargai agar tetap terjaga perdamaian, keharmonisan, dan cita-cita bersama terwujudkan.

Ketua GMNI Kota Pontianak Rival Aqma Riyanda mengungkapkan bahwa satu-satunya ideologi bangsa Indonesia yang dapat mempersatukan yaitu ideologi Pancasila harapan dan kerinduan kita bersama persatuan dan kesatuan bisa tetap terjaga.

Oleh karena itu ada pun pesan-pesan yang ingin kami sampaikan :

1. Pancasila merupakan ideologi bangsa yang tidak bisa di ganggu gugat.
2. Agar selalu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
3. Menjaga toleransi di dalam keberagamaan untuk keutuhan NKRI. Red

(dibaca 66 X)