Pesan Panglima Pada HUT TNI Ke-69

| Share on Facebook
Hut TNI ke 69

Upacara Perayaan Hut TNIKasdam Lepas Yonif 132/Bima Sakti. Lanjut Baca ... » ke-69 di halam Makodam XII/Tpr, Selasa (7/10), dipimpin Danrem 121/Alambhana Wanawai Kol Inf A Denny Duejeh dilanjutkan pemotongan tumpeng. Setelah itu, dirangkai dengan berbagai pertunjukan atraksi prajurit Kodam XII/Tpr. (ft:novi)

LENSAKAPUAS, KUBU RAYA – Memperingati hari jadi TNI ke-69, tepatnya pada tanggal 5 Oktober 2014, Kodam XII/Tanjungpura menggelar apel peringatan yang dipimpin oleh Danrem 121/Alambhana Wanawai, Kolonel Inf A. Denny Tuejeh. Selanjutnya, ratusan prajurit memeriahkan dengan mempertontonkan berbagai pertunjukan atraksi.

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Danrem 121/Alambhana Wanawai Kolonel Inf A. Denny Tuejeh, Panglima TNITNI Perpanjang MoU dengan PT. Pertamina. Lanjut Baca ... » Moeldoko mengatakan bahwa seyogyanya Upacara HUT TNI dilaksanakan pada 5 Oktober lalu, namun karena bertepatan dengan hari Idul Adha 1435 H, maka perayaan Hari Jadi TNI dilaksanakan Selasa, 7 Oktober 2014. Berikut sambutan lengkap tertulis Panglima TNI.

“Kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI beserta keluarga dimanapun saat ini bertugas dan berada, saya ucapkan Selamat Ulang Tahun dan Dirgahayu TNI yang kita cintai bersama.

Pada kesempatan ini saya mengajak untuk menengok jauh ingatan ke belakang dan mnghitung kembali tahun-tahun yang telah dilalui, dan merefleksikannya guna mencapai kemajuan yang lebih berarti. Untuk itu, TNI akan memaknai filsafat dan hakikat hari jadinya ke-69 tahun 2014, yang secara matematis TNI telah menghitung kemajuan yang telah dicapai, baik pembangunan fisik kekuatan dan kemampuan serta pembangunan spiritual dan kultural.

Pada sisi lain, lebih kepada hakikat, TNI merefleksikan dan mengevaluasi hari jadinya untuk meningkatkan kualitas perannya sebagai komponen bangsa, serta tugasnya sebagai unsur keamanan dan pertahanan negara, yang implementasinya ditunjukan dengan ketaatan dan kebaikan bagi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

Pada sisi lain yag sama, penyelenggaraan HUT TNI pada hakekatnya merupakan salah satu bentuk laporan pertanggungjawaban TNI kepada rakyat atas pembangunan TNI yang telah dilaksanakan, khsususnya pada tahun anggaran 2014. Oleh karena itu, tema pokok pada kegiatan ini adalah ‘Patriot Sejati, Profesional dan Dicintai Rakyat.’

Berangkat dari tema tersebut, TNI ingin menunjukan bahwa TNI masih berada pada hakekat dirinya sebagai prajurit pejuang dan pejuang prajurit, yang ‘cinta negara’, cinta bangsa, cinta rakyat dan cinta kehidupan, yang maknanya kepatriotannya ditujukan untuk mengawal demokrasi dan menjaga kedaulatan serta keutuhan NKRI secara profesioanal, menuju Indonesia yang aman dan sejahtera.

Adapun profesional TNI itu sendiri merupakan salah satu substansi visi TNI dalam pembangunan dan pengembangan kapastas TNI, sebagaimana yang diamanatkan undang-undang, dalam rangka menjamin keberlangsungan pelaksanaan pembangunan nasional.

Penegasan TNI sebagai patriot sejati dan pembangunan dan pengembangan profesionalisme TNI, merupakan realisasi Renstra 2010-2014,  akan ditampilkan pada HUT TNI ke-69 tahun 2014, dengan harapan dapat menjadi kebanggaan dan membangkitkan kecintaan rakyat kepada TNI, serta memberikan kepercayaan atas kekuatan sendiri bangsa Indonesia dalam melanjutkan pembangunan nasional.

Kebanggaan, kecintaan, dan kepercayaan atas kekuatan sendiri harus terus kita kembangkan, karena kesemua itu menjadi akumulasi kekuatan, guna menhadapi tantangan globalisasi yang berkembang dinamis di semua sisi kehidupan.

Dalam kaitan tersebut, TNI senantiasa membangun mekanisme kerja dan hubungan kelembagaan dengan segenap komponen bangsa, dalam rangka meningkatkan ketahanan masyarakat dan ketahanan  nasional. 

Setiap prajurit dan PNS TNI dituntut mengedepankan tugas dan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi. Sekecil apapun sikap dan tindakan primitif akan mengganggu bahkan merusak jati diri TNI, sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional.

Untuk itu, pada kesempatan memperingati hari jadi TNI ke-69 tahn 2014, selaku pimpinan TNI, saya mengajak kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI dapat memaknai usia TNI ke-69 ini, dengan tekad dan janji, untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pengabdian di masa-masa yang akan datang. 

Guna meneguhkan hati dan menguatkan jiwa segenap prajurit TNI, saya ingatkan kembali dan instruksikan hal-hal untuk dipedomani sebagai berikut :

Pertama, memantapkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai ladasan moral dan etika dalam melaksanakan tugas, kehidupan prajurit, kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Kedua, tugas prajurit TNI sangat berkaitan langsung dengan tegak atau runtuhnya negara, bersatu dan bercerainya bangsa. Oleh karena itu, tempatkan tugas di atas segala-galanya, karena tugas adalah kehormatan, harga diri dan kebanggaaan. Kobarkan terus semangat pantang menyerah, rela berkorban, keunggulan moral serta senantiasa bersama dan bersatu dengan rakyat dalam setiap pelaksanaan tugas.

Ketiga, junjung tinggi nilai dan semangat kebangsaan demi tetap kokohnya persatuan dan kesatuan bangsa, serta tetap tegaknya kedaulatan negara Republik Indonesia, yang berdasarkan Pancasilan dan UUD Tahun 1945.

Keempat, tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, dengan mencermati serta mengantisipasi perkembangan situasi secara terus-menerus, terhadap adanya upaya menggangu kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI.

Kelima, pegang teguh disiplin keprajuritan dengan berpedoman Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI, taati hukum dan hormati Hak Azasi Manusia.

 Keenam, bina solidaritas satuan, tegakkan rantai komando di setiap strata kepemimpina satuan TNI, sehingga terwujud loyalitas tegak lurus yang jelas dan tegas.

Ketujuh, mantapkan kepemimpinan lapangan, budayakan belajar dan berlatih dengan sungguh-sungguh, benar dan baik, karena belajar dan berlatih merupakan jalan utama menuju tercapainya profesionalisme keprajuritan yang diharapkan. 

Marilah kita berdoa ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, semoga kita semua senantiasa dalam limpahan kesehatan dan kekuatan, guna melanjutkan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bsangsa dan negara, yang kita cintai bersama,” pesan Panglima TNI. (novi) 

 

(dibaca 441 X)