Petugas BPN Kubu Raya ‘Ngacir’ Tanpa Basa-Basi

| Share on Facebook
petugas lapangan bpn

Petugas Ukur BPN KKR

LENSAKAPUAS, KUBU RAYA –  Petugas ukur lapangan yang ditugaskan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kubu Raya, Pa dan Ar, untuk menentukan titik patok batas objek tanah antara warga Korpri dengan pengembang perumahan Jimmy Leonardo,  dinilai tidak professional. Pasalnya, kedua abdi Negara yang mendapat surat tugas dari atasannya itu, sebelum menuntaskan pekerjaannya selaku pelayan masyarakat pergi entah kemana.

Alhasil, warga Korpri, pemilik tanah, maupun aparat kepolisian yang bertugas menjaga keamanan di lokasi, dibuat bingung dan menunggu tanpa kepastian oleh keduanya.

“Mana orang BPN nya tadi, kenapa yang di belakang tidak diukur. Kok Cuma ambil titik depan saja,” tanya seorang warga kepada rekannya yang berdiri di depan teras rumahnya. “Gimana mau tahu ukurannya, bawa meteran pun ndak ada,” gerutu pria tambun itu.

Bukan hanya warga yang dibuat kesal,  pihak developerKaki Tangan AK Aniaya Sariansyah. Lanjut Baca ... » maupun petugas kepolisian pun begitu. “Ini koq langsung main pergi tanpa ada kabar. Ini anggota kita bertanya, apakah sudah selesai atau belum. Kalau sudah selesai mestinya kasi tahu ke kita supaya tidak menunggu tanpa kepastian seperti ini, jadi kita bisa bubar,” kesal salah satu petugas kepolisian. Ketika dihubungi nomor kontak kedua petugas BPN tersebut, tidak satupun yang aktif. (novi)

             

(dibaca 734 X)