Polda Kalbar Amankan 12 Mobil Pengangkut Solar Illegal

| Share on Facebook

LENSAKAPUAS, PONTIANAK –  Satuan Reserse Kriminal Khusus Polda KalbarKapal Kargo Express Angkut 19 Kg Ganja Kering. Lanjut Baca ... » pada Selasa (28/10), berhasil menyita 12 truk pengangkut solar sebanyak 816 liter, uang Rp35 juta, dan mengamankan 8 tersangka.

Direskrimsus Polda Kalbar Kombes Pol Widodo dalam press releasenya, Jum’at (30/10), mengatakan bahwa penangkapan yang dilakukan pihaknya berawal dari laporan masyarakat yang mengeluhkan selalu tidak pernah kebagian BBM jenis solar. “Mendapat laporan dari masyarakat, kami lakukan penyelidikan, ” kata Kombes Pol Widodo,

Modus yang digunakan para tersangka, jelas Direskrimsus,  dengan mengantri seperti biasa, truk diisi full tank, setelah itu dipindahkan ke jeriken, kemudian mengantri lagi hingga bekali- kali. Dalam satu kali antri, kata dia, jumlahnya mencapai 80 liter. “Mereka membeli ke operator dengan harga perliternya Rp5.700,- secapeknya mereka antri,” ucap Widodo. Lokasi SPBU, lanjutnya, terletak di Jalan  Kom Yos Sudarso. “Mereka mengantri dengan 10 truk, kemudian 2 truk sebagai pengangkut. Saat ini 2 orang operator dan pengawasnya diamankan. CV.Restu Lestari akan didalami serta SPBU sudah dipoliceline,”  sambung Widodo.

Seharusnya, kata dia, operator menjual dengan harga Rp5.500 per liter. “Tapi malah dijual ke penampung seharga Rp6.500 per liter, kemudian penampungnya jual lagi ke pengusaha penyedot pasir CV. Restu Lestari dengan harga Rp7.500 per liter. Saat ini 10 truck yang mengangkut pasir menggunakan BBM jenis solar telah diamankan di Mapolda Kalbar,”  ungkap Direskrimsus.

“Saat ini kami juga sudah pasang garis polisi terhadap nosel (saluran untuk mengeluarkan bbm red.) dan 2 mobil yang disewa untuk mengantri BBM,” tandas Widodo. Terhadap 8 orang tersangka, imbuhnya, akan dijerat dengan Pasal UU 22/2001 tentang Migas dengan ancaman pidana kurungan 6 tahun penjara dan denda Rp6  miliar. (cece)

(dibaca 573 X)