Polda Kalbar Kerahkan 1.039 Personil Operasi Kapuas Ketupat 2015

| Share on Facebook
kapolda arif
Brigjen Pol Arief Sulisyanto, Kapolda KalbarHari Pertama Kapolda Baru Kalbar Ngantor. Lanjut Baca ... »

Kapolda : Hentikan Pasok Barang Illegal

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Untuk menjaga situasi Kamtibmas menjelang perayaan Idul Fitri 1436 H/2015, jajaran kepolisian PoldaKapolda : Pentingnya Tertib Berlalu Lintas. Lanjut Baca ... » Kalbar akan menggelar Operasi Kapuas Ketupat yang akan dimulai pada tanggal 17 Juli 2015 nanti. “Dimulai seminggu sebelum hari raya sampai dengan seminggu setelah hari raya,” kata Kapolda Brigjen Pol Arief Sulisyanto di halaman Mapolda Kalbar, Rabu, 1 Juli 2015.

Mengenai jumlah personil yang akan ditenjunkan, menurutnya Kapolda, disesuaikan anggaran operasional yang ditetapkan. “Ada 1.039 personil, tetapi kita tetap ‘all out’ melibatkan seluruh personil untuk mengamankan warga masyarakat, agar perayaan Lebaran dan pelaksanaan bulan suci Ramadhan tahun ini benar-benar bisa tercipta situasi yang kondusif,” ujarnya.

Adapun bentuk-bentuk kegiatan yang dilakukan pihaknya dalam bulan Ramadahan ini, yakni mengajak seluruh lapisan masyarakat hingga ke wilayah pelosok untuk senantiasa taat hukum. “Melalu kunjungan safari Ramadhan, ceramah,  dan tausiah,” jelas Brigjen Pol Arief.

Dalam hal penegakan hukum, lanjut Kapolda, jajarannya akan mengedepankan tindakan ‘preventif’ (pencegahan red). Kalau tidak bisa preventif, maka upaya penegakan hukum harus dilakukan,” timpalnya.

Pucuk pimpinan Polda KalbarGerak Jalan Santai & Fun Bike Hut Bhayangkara Polri. Lanjut Baca ... » ini juga menghimbau seluruh masyarakat Kalbar, selama bulan suci Ramadhan maupun saat Lebaran untuk lebih selektif dan menghindari mengkonsumsi produk-produk import illegal. Sebab, kata dia, produk import riskan bagi kesehatan.

Secara tegas, dirinya meminta bagi para pemasok barang-barang illegal asal negara lain untuk menghentikan seluruh aktifitas mereka. “Bagi pemasok barang illegal tolong dihentikan,” pinta Kapolda Arief.  (novi)

(dibaca 657 X)