Polisi Amankan 68 Ton Solar

| Share on Facebook

POLSI AMANKAN MINYAKLENSAKAPUAS, PONTIANAK – Kepolisian Resort Kota Pontianak mengamankan Kapal motor PT. Mitra Bangker Service yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar sebanyak 68 Ton secara illegal di kawasan Pelabuhan DwikoraTruck Fuso Pengangkut Lelong ditangkap Petugas. Lanjut Baca ... » Pontianak. Barang BuktiInteldim 1202/Skw Sita 36 Karung Bahan Peledak di Wilayah Perbatasan. Lanjut Baca ... » diamankan di kawasan Batu Layang Pontianak.

 “Kapal motor tersebut seharusnya melakukan pengisian terhadap kapal-kapal bersubsidi, tetapi prakteknya, melakukan pengisian kapal-kapal besar atau yang tidak bersubsidi,” Kepala Polresta PontianakPolresta Pontianak Gelar Perkara 332 Kasus. Lanjut Baca ... » Komisaris Besar (Pol) Hariyanta.

Ia menjelaskan, terungkapnya penyelewengan penjualan BBM bersubsidiPengawasan Distribusi BBM Bersubsidi Hanya di Kota. Lanjut Baca ... » tersebut atas laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas di atas kapal motor. “Mendapat laporan tersebut, kami langsung turun ke lapangan, dan ternyata benar,” ungkap Harianta.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pengangkutan BBM jenis solar tersebut tanpa dilengkapi dokumen. Bunker itu PT Mitra Usaha Kalbar milik Gow Winardi Sudargo, dan Kapal PT Sinar Usaha Jaya II, milik Titiono, yang diamankan KP3L Pontianak dibawah komando AKP Firdaus.

Pada saat diamankan bunker tersebut sedang melakukan pengisian terhadap kapal PT SUJ II. Didalam dokumen, bunker itu disebutkan berisi 50 ton BBM, namun ketika di verifikasi di dalam bunker tersebut terdapat 58 ton BBM, dan sekitar sepuluh ton muatannya sudah berpindah ke kapal PT SUJ. Lima ABKKapal Kargo Express Angkut 19 Kg Ganja Kering. Lanjut Baca ... » yang berada di bunker dan kapal ponton telah dimintai keterangannya, Sabtu (1/2) oleh jajaran Reserse Kriminal Unit Tindak Pidana Tertentu Polresta Pontianak.

“Atau perusahaan itu akan diminta keterangan, termasuk PT Pertamina sebagai saksi ahli. Pemilik perusahaan itu dapat diancam UU Migas,” kata Hariyanta.

 Lebih lanjut, Hariyanta menambahkan bahwa polresta pontianak telah menangani perkara BBM ada 15 dan yang 9 berkas telah di serahkan ke kejaksaan tinggal menunggu P21.” karena polisi tidak jelas dalam penangan kasus, maka saat polresta punya 15 berkas yang sudah di periksa oleh saksi ahli” tegas Kapolresta. (cece)

(dibaca 881 X)