Polisi Ringkus 10 Orang Pengedar dan Penguna Narkoba

| Share on Facebook
20150626_100531

Ket.Foto : Kapolres Langsa AKBP Sunarya didampingi Waka Polres Kompol Hadi Sifol Rahman, Kasat NarkobaHoree...e..e...Bride Bebas. Lanjut Baca ... », IPDA Syamsudin dan beberapa Perwira PolisiSertijab Lima Pejabat Utama Polda Kalbar. Lanjut Baca ... » saat menggelar konfrensi pers, Jumat (26/6) di Mapolres Langsa

LENSAKAPUAS, LANGSA – Sat Narkoba Polres Langsa berhasil meringkus 10 pengedar dan pengguna Narkoba jenis sabu dan ganja dalam waktu 2 hari. Hal tersebut diungkap Kapolres Langsa AKBP Sunarya didampingi Waka Polres Kompol Hadi Saifol Rahman, Kasat Narkoba IPDA Syamsudin, serta perwira lainnya dalam jumpa pers yang digelar pada Jumat, 26 Juni 2015.

Sunarya mejelaskan,sindikat Narkoba ini dapat di ringkus berawal dari penangkapan dua orang tersangka, yakni  RM (26) SA (32) di kediaman masing-masing di Gampong Merande Kecamatan Langsa Lama sekitar Pukul 00.15 Wib hari Rabu (24/6) lalu. Dari dalam rumah kedua tersangka, kata Kapolres, berhasil diamankan barang buktiInteldim 1202/Skw Sita 36 Karung Bahan Peledak di Wilayah Perbatasan. Lanjut Baca ... » (BB) 5 paket Sabu siap edar seberat 38.20 gram, 1 buah bong (alat isap sabu), 1 buah kaca pirek, 1 unit timbangan digital warna hitam, 1 buah HP, dan 1 buah tas warna coklat.

Masih kata Sunarya. setelah dilakukan pengembangan dari kedua tersangka, pada hari yang sama sekitar Pukul 01. 00 Wib polisi kembali berhasil menangkap 2 orang tersangka bersaudara AF (29) dan AA (32) di rumah keduanya di Dusun Bakti, Desa Sampaima, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang yang masih berada di wilayah hukum Polres Langsa. Dari keduanya berhasil diamankan 1 paket sabu seberat 0.24 gram.

Dari pengembangan lebih lanjut, menurut Sunarya, sekitar Pukul 02.00 Wib, Sat Narkoba kemudian meringkus MZ (26) di rumahnya di Desa Le Bintang, kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. Dari dalam rumah tersangka polisi juga berhasil mengamankan dua paket sabu seberat 46.70 gram, 1 unit timbangan digital warna hitam, dan 1 unit sepeda motor Suzuki Shogun  hitam tanpa plat .

Terhadap semua tersangka, tegas Kapolres Langsa, diancam Pasal 112 jo Pasal 114 UU RI No 35 Tahun 2009 , dengan ancaman 5 tahun penjara.

Hasil pengembangan kasus dihari yang sama, lanjut AKBP Sunarya, sekitar Pukul 19.30 wib Sat Narkoba kembali menangkap NZ (51) di rumahnya yang berada di Jalan A. Yani, di depan sebuah rumah makan. Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan 4 paket narkoba jenis Ganja seberat 26 gram, 1 unit HP, dan 1 unit sepeda motor Supra Fit dengan Nopol BK 3809 KA. Ia pun diancam Pasal 111 jo 114 UU RI No 35 Tahun 2009. dengan ancaman 4 tahun penjara.

Keesokan harinya, Kamis (25/6), upaya pengembangan kasus itu pun terus berlanjut.  Sat Narkoba Polres Langsa lagi-lagi meringkus 4 orang tersangka lainnya, yakni AS (35) pemilik warnet, HM (27) warga Dusun Nelayan Desa Sungai Pauh, Langsa Barat, HI (35) warga Dusun Satria Desa Sungai Pauh, Langsa Barat, dan FI (25) warga Dusun Satria Desa Sungai Pauh. “Keempat orang tersangka itu ditangkap saat berada di sebuah Warnet di Gampong Sungain Pauh, Dusun Nelayan, Kecamatan Langsa Barat. Dari keempatnya, berhasil diamankan 3 paket narkoba jenis Sabu seberat 0.50 gram,” sebut Kapolres Langsa. Terhadap para tersangka, sambunnya, diancam Pasal 112 jo Pasal 114  jo Pasal 127 UUNo 35 Tahun 2009, dengan ancaman 4 tahun penjara.

Atas keberhasilan jajarannya mengungkap kejahatan narkotikaKapal Kargo Express Angkut 19 Kg Ganja Kering. Lanjut Baca ... » tesebut, Kapolres AKBP Sunarya juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan konstribusi  berupa informasi, tentang peredaran barag haram tersebut, sehingga pihak kepolisian berhasil menangkap para tersangka.

Perwira menengah dengan pangkat dua melati di pundaknya itu kemudian menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak sungkan memberikan informasi apabila mengetahui ada oknum anggota kepolisian yang terindikasi menjadi bandar atau pengguna narkoba. “Segera melapor langsung kepada saya agar diambil tindakan tegas dan identitas pelapor akan dilindungi sepanjang laporan tersebut jelas dan bukan rekayasa. Karena siapa saja yang menjadi pengguna Narkoba, di mata hukum itu sama,” pungkas Kapolres Langsa  (Alam)

(dibaca 556 X)