Politik Dinasti Tak Laku, Warga Kalteng Siap Pilih Ujang Iskandar

| Share on Facebook
Ist.ft. rumahpemilu.org
Ist.ft. rumahpemilu.org

LENSAKAPUAS, JAKARTA –   Tingkat derajat popularitas atau pengenalan publik terhadap para calon Gubernur Kalimantan Tengah cukup tinggi hampir rata-rata di atas 60 persen. Artinya hampir 50% dari 1.608 masyarakat Kalimantan Tengah mengetahui dan meneganl figur para calon bakal Gubernur Kalimantan Tengah. “Dilihat dari tingkat penerimaan masyarakat Kalimantan Tengah, jawaban responden yang sangat signifikan hanya tertuju pada tiga orang calon dari sembilan calon yang ada, yaitu tertinggi adalah H. Ujang Iskandar sebesar 29% dan disusul Wakil Gubenur Incumbent Achmad Diran dengan tingkat penerimaan 21%, kemudian diurutan ketiga Walikota Palangkaraya, Riban Satia 11% sedangkan calon lainnya tingkat penerimaannya hanya di bawah 10%,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM) Fahmi Hafel dalam siaran pers yang diterima Lensakapuas.com. Senin (13/7/15).

Lanjut Fahmi mengatakan, jika pemilihan Gubernur Kalimantan Tengah dilakukan saat ini, maka 32,4% dari total masyarakat akan memilih H. Ujang Iskandar disusul Achmad Diran  22,2%, Riban Satia Walikota Palangkraya 8,2%, Willy Yowseph mantan Bupati Murung Raya 7,7%, Darwan Ali mantan Bupati Seruyan 5,6%, Achmad Amur 4,4%, Asdi Narang yang merupakan kerabat dekat Gubenur, Agustin Teras Narang 4,1%, Hamdani 3,7%, Abdul Razak 3,6%, dan yang belum menentukan pilihan sebanyak 8,1%.

“Jika Achmad Diran tidak ingin maju, ini dapat membuat peluang Ujang Iskandar sangat potensial untuk menang dalam Pilkada Kalimantan Tengah pada 9 Desember nanti. Namun, Riban Satia dan Willy Yoseph yang bisa menjadi pesaing Ujang Iskandar,” tambahnya.

Dari hasil survei yang dilakukan lembaganya, Fahmi melanjutkan, tergambar bahwa Ujang Iskandar dianggap mampu untuk memimpin Kalimantan Tengah dan lebih diterima oleh masyarakat untuk menempati posisi Kalteng 1 daripada incumbent Achmad Diran. Hal itu dikarenakan Achmad Diran memiliki hubungan yang kuat dengan kepemimpinan Agustin Teras Narang selama 10 tahun belakangan ini. Namun, selama itu pula masyarakat Kalteng menganggap selama Agustin Teras Narang memimpin tidak banyak memberikan perubahan terhadap kehidupan ekonomi masyarakat dan kesejahteraan masyarakat, serta pembangunan yang biasa-biasa saja dibandingkan dengan Provinsi lain yang ada di pulau Kalimantan. “Sehingga masyarakat menganggap Achmad Diran sama saja dengan AgustinTeras Narang yang tidak bisa memberikan perubahan. Begitu juga dengan kerabat Agustin Teras Narang yaitu Asdi Narang yang memiliki tingkat penerimaan rendah karena dianggap hanya merupakan represntasi dari Teras Narang dalam meneruskan dinasti keluarga saja,” tegasnya.

Untuk diketahui, jumlah responden dalam survei ini 1.608 responden dari 1.825.206 Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Provinsi Kalimantan Tengah yang menjadi populasi dalam penelitian dengan tingkat kepercayaan 98% dan memiliki margin error ± 2,7% dan dengan metode pengambilan sample yang mengunakan Multistde Random Sampling tersebut. (Alam)

(dibaca 502 X)