POSPERA Langsa Dukung Amnesti untuk Din Minimi

| Share on Facebook
mulyadi nurdin1
Mulyadi Nurdin, MH (Ketua POSPERA Langsa)

 

LENSAKAPUAS, LANGSA – Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Langsa mendukung langkah Presiden Jokowi yang akan memberikan Amnesti untuk Din Minimi dan sejumlah pengikutnya. Demikian disampaikan Ketua POSPERA Langsa, Mulyadi Nurdin, MH, Kamis (7/1/2016).

Menurut Mulyadi Nurdin pemberian Amnesti merupakan langkah bijak yang diambil Presiden dalam menyikapi konflik bersenjata di Aceh, karena dengan adanya Amnesti Din Minimi bisa kembali ke dalam masyarakat dan hidup normal.

“Langkah persuasif yang dilakukan Presiden dan semua pihak harus didukung dalam penyelesaian kasus Din Minimi, karena jika mengedepankan kekerasan dan operasi militer, rakyat Aceh akan menjadi korban,” ujar Mulyadi.

Ia juga mengharapkan semua pihak untuk menghormati keputusan politik yang diambil Presiden, dengan tidak melakukan provokasi lagi, karena masyarakat Aceh sudah lelah dengan konflik berkepanjangan.

“Semua pihak harus mengapresiasi langkah Pemerintah dalam menyelesaikan kasus Din Minimi secara damai, jangan lagi melakukan provokasi yang membuat rakyat Aceh trauma dengan masa konflik,” imbuhnya.

Mulyadi Nurdin juga mendesak Gubernur Aceh supaya menindaklanjuti Amnesti tersebut dengan merangkul Din Minimi serta anggotanya dan menjamin kesejahteraan bagi mereka.

“Amnesti itu urusan Presiden tetapi soal kesejahteraan menjadi tanggung jawab Pemerintah Aceh, dalam hal ini Gubernur harus bertanggung jawab,” harap Mulyadi.

Mulyadi menambahkan bahwa Gubernur Aceh tidak boleh lepas tangan soal Din Minimi, karena yang dituntut mereka adalah kesejahteraan, jadi ini sangat wajar, sehingga Gubernur Aceh harus segera menjamin kesejahteraan bagi Din Minimi dan seluruh mantan Kombatan GAMPemerintah Aceh Tepati Janji, Din Minimi Serahkan Diri. Lanjut Baca ... ».

“Kalau kesejahteraan mantan Kombatan tidak diperhatikan, kasus serupa Din Minimi berpotensi lahir kembali, untuk itu Gubernur Aceh harus menyiapkan langkah antisipasi serius,” pungkas Mulyadi Nurdin. (/Red)

(dibaca 267 X)