Prajurit dan PNS Kodam XII/Tpr Peringati Isra’ Mi’raj

| Share on Facebook

photo_2016-05-17_11-23-11

LENSAKAPUAS, KUBU RAYA – Ratusan Prajurit, PNS, dan Ibu – Ibu  Persit Kartika Candra Kirana Kodam XII/Tanjungpura di wilayah Garnizun Pontianak pada Selasa (17/05), menghadiri Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Sallallahu ’Alaihi Wassalam Tahun 1437 Hijriyah di Masjid Nurul Ikhlas Makodam XII/Tpr Jl. Arteri Ali Anyang No. 1 Sungai Raya, Kubu Raya Kalbar.

Tema Isra’ Mi’raj kali ini “Dengan Hikmah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Kita Mantapkan Keimanan dan Ketaqwaan Guna Meningkatkan Loyalitas, Moralitas dan Integritas sebagai Landasan Moral dalam Mewujudkan TNIKasdam Lepas Yonif 132/Bima Sakti. Lanjut Baca ... » yang Kuat, Hebat, Professional dan Dicintai Rakyat”, dengan penceramah Ustadz Drs. H. Dulhadi, M.Pd. dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pontianak.

Pangdam XII/TprKemenhan Buka Lomba Diskusi dan Menulis Artikel Tingkat SLTA. Lanjut Baca ... » dalam sambutannya yang dibacakan Kasdam XII/Tpr Brigjen TNI Ahmad Supriyadi mengatakan bahwa dengan peristiwa besar Isra’ Mi’raj dapat dipetik pelajaran dan hikmah, diantaranya adalah shalat. “Ibadah  shalat yang kita kerjakan sebagai momen yang tepat bagi kita untuk berhubungan langsung dengan Allah SWT, mengadukan segala persoalan hidup dan  menjadi tameng bagi setiap kemungkaran. Sebagaimana Allah SWT menegaskan dalam Al-Quran, bahwa shalat itu dapat mencegah seseorang dari perbuatan keji dan mungkar,” jelasnya.

Kasdam mengharapkan kepada seluruh Prajurit, PNS dan keluarganya agar senantiasa berupaya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran dalam menjalankan ajaran islam. ” Terutama ibadah sholat lima waktu apabila dijalankan sesuai tuntunan syari’at islam akan membentuk karakter baik bagi seseorang. Dengan demikian prajurit Kodam XII/Tpr akan dapat menjadi contoh dan tauladan bagi keluarga dan masyarakat disekitarnya serta terwujudnya kemanunggalan TNI-Rakyat,” tegasnya.

Dalam ceramahnya, Ustadz Drs. H. Dulhadi, M.Pd, menjelaskan bahwa shalat merupakan Mi’rojul mu’minin, shalat satu-satunya kewajiban bagi umat Islam yang langsung Allah disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW pada peristiwa Miraj, “sholat ini mempunyai nilai spiritual yang maha tinggi,” ujarnya.

Rilis : Pendam XII/Tpr

Editor : Novi

(dibaca 131 X)