Proses Cabut Undi Nomor Urut, Ketua KPU Sekadau Kumandangkan Slogan “Nuan Tenang”

| Share on Facebook

cabut undi

LENSAKAPUAS, SEKADAU – Tiga pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sekadau, yakni Rufinus – Aloysius, Simson – Subarno, dan Pensong – Amon yang telah ditetapkan oleh KPU Kab. Sekadau dua hari sebelumnya, pada Rabu (26/8) mengikuti Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sekadau 2015 di aula Mess Pemkab Sekadau yang beralamat di Jalan Raya Sekadau – Sanggau.

“Sesuai Keputusan KPU tentang Jadwal dan Tahapan Pilkada Kab Sekadau, maka pada hari ini ketiga pasangan calon yang telah ditetapkan akan mengikuti cabut undi nomor urut,”  ujar Gusti Mahmud mengawali Sidang Pleno Terbuka Penetapan Nomor Urut.

Disela-sela berlangsungnya  pengundian, Gusti Mahmud yang memandu proses tersebut beberapa kali mengumandangkan slogan yang telah melekat pada salah satu kandidat yang turut bertarung. “Nuan Tenang,” seru Gusti menggunakan pengeras suara disambut riuh para pendukung pasangan calon dan tamu yang berasal dari berbagai stakeholders yang meliputi Unsur Forkopimda Kabupaten, Pj. Bupati Sekadau HM Munsin, Kapolres, Dandim, Ketua dan Anggota KPUDKPPS Pertanyakan Pemotongan Honor oleh KPUD KKR. Lanjut Baca ... » Provinsi, Panwas Kabupaten, PPK, serta tamu undangan lainnya.

Hasil pengundian nomor urut, Pasangan Pensong – Amon mendapat Nomor Urut 1, Pasangan Rufinus – Aloysius Nomor Urut 2, dan Pasangan Simson – Subarno Nomor Urut 3.

Sebelumnya, diketahui bahwa jumlah pasangan yang mendaftarkan diri sebagai peserta Pilkada Sekadau ada 4 Pasang, dari keempat pasang bakal calon tersebut, 3 pasang dinyatakan lolos dan ditetapkan sebagai calon, sedangkan 1 pasang yakni pasangan Yansen – H. Saharudin dinyatakan KPU Sekadau tidak memenuhi syarat, karena salah satu syarat berkenaan LHKPN milik H. Saharudin dianulir, atas dasar surat KPK yang mengklarifikasi surat KPU Sekadau bahwa berkas yang bersangkutan (H. Saharudin) pada tanggal 5 Agustus 2015 tidak teregister.

Berdasarkan informasi yang dihimpun LensaKapuas, KPU Sekadau melakukan klarifikasi surat tanda terima LHKPN tanggal 5 Agustus ke KPK RI itu pada tanggal 12 Agustus 2015 dengan rujukan surat KPK tanggal 21 Agustus. Sementara surat tanda terima LHKPN  KPK RI yang keluar tanggal 11 Agustus dan tanggal 18 Agustus 2015 an. Saharudin tidak dilakukan klarifikasi oleh KPU.

Atas putusan diskualifikasi KPU tersebut, Pasangan Yansen – Saharudin telah melakukan gugatan terhadap KPUD ke Panitita Pengawas Pemilu (Panwaslu) sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. (Novi)

(dibaca 596 X)