Proyek Turap Milik PT. Bank Kalbar Tidak Transparan

| Share on Facebook

proyek turap bank kalbar

Budi Gautama : Bentuk Pelanggaran UU KIP

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Perusahaan BUMD PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Barat dalam mengelola keuangan yang bersumber dari anggaran negara dinilai tidak transparan dan mendapat kritikan dari berbagai pihak. Tertutupnya akses informasi bagi publik untuk mengetahui penggunaan keuangan negara yang bersumber dari APBD Tahun 2017 dibuktikan dengan tidak dipasangnya plankproyek pada kegiatan pembangunan turap yang berlokasi di Jl Parit H. Husin I Pontianak. Hal tersebut dinilai bertentangan dengan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi PublikSidang Perdana KIP Kalbar, Termohon Mangkir Sidang. Lanjut Baca ... » (KIP).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari sumber media ini, proyek yang bernilai miliaran rupiah itu dinilai tidak jelas. Salah satu warga yang berdomisili sekitar proyek, Adi menyesalkan tidak transparannya dalam hal pelaksanaan kegiatan proyek pembangunan turap itu.

“Seharusnya adalah pinomat plang proyek, supaya warga tahu kalau ada kegiatan pembangunan. Berapa anggarannya, sumber dana dari mana, ini harus diketahui oleh masyarakat. Jadi mereka itu tidak bisa seenaknya saja dalam melaksanakan kegiatan pembangunan, mereka itu kan pakai duit rakyat, jadi ya mbok jangan seenak udelnya saja, Yang transparanlah,” ujar Adi sedikit geram.

Secara terpisash,  Sekretaris DPD KWRI Kalbar Budi Gautama menilai, dalam pengerjaan proyek tersebut harus transparan. “Harusnyakan ada keterbukaan. Jadi kita tahu bangunannya dari mana dan anggaran dananya berapa. Kalau gini kan kita merasa ada yang janggal dan terkesan kurang transparan,” tegas Budi.

Dikonfirmasi melalui surat, Direktur Utama PT. Bank Kalbar Samsir Ismail, hingga berita ini diterbitkan tidak memberikan klarifikasi maupun respon. Begitupun halnya dengan pihak PPK.  (Tim/BG)

(dibaca 1668 X)