PSK dan Germo Ngacir Saat Dirazia Satpol PP

| Share on Facebook

rajia bln ramadhanLENSAKAPUAS, PONTIANAK – Enam (6) orang pekerja seks komersil (PSK)  dan seorang papi (germo) lari kocar-kacir dikejar aparat Satpol PP pada Kamis (17/07) dinihari pukul 00.30 Wib di kawasan jalan Karya Pontianak. Bahkan, mereka juga sempat untuk melakukan aksi perlawanan kepada petugas yang disertai ucapan makian.

Salah satu PSK, sebut saja Mawar, berusaha  melawan ketika mau ditangkap Sat Pol PP.  Ia beralasan akan pulang ke rumah tetapi masih menunggu teman di kawasan jalan Sidas. ” Aku tu nunggu teman, ngape pula saya di tangkap aturan dari mana orang nunggu teman di tangkap” ujar mawar dengan muka marah.

Alasan Mawar tidak digubris  oleh Sat-Pol PP mengingat  upaya ini sebagai langkah pencegahan  tindak asusila di bulan suci ramadhan serta memperingati THM yang masih beroperasi lewat jam malam. “Kita akan laporkan kepada Dinas Teknis hasil temuan dan memberi sangsi yang  tegas terhadap badan usaha itu termasuk melakukan penutupan jika tidak punya izin atau
izinnya sudah mati,  ” tegas kasat Satpol pp Haryadi

Selain itu Haryadi juga mengatakan, kegiatan razia yang dilakukan, juga mengantisipasi adanya lokalisasi dan memastikan tidak ada PSK yang berkeliaran pada bulan suci Ramadhan di Kota Pontianak maupun Kalbar. “Semuanya sudah kita data, fotocopy KTP nya kita ambil, jika suatu saat ada masih berjualan di bulan suci, maka akan kita tindak tegas.,” ujarnya.(cece)

(dibaca 1082 X)