Putuskan Air Ledeng 3 Instansi, Gubernur Cornelis Tegur Sutarmidji

| Share on Facebook

Tarmiji CornelisLENSAKAPUAS, PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Drs. CornelisDianggap Fitnah, Gubernur Kalbar Lapor Balik Jinku Ke Polisi. Lanjut Baca ... », MH., memberi sanksi teguran keras kepada Wali Kota Pontianak, Sutarmidji, Jumat (20/5), lantaran Wali Kota Pontianak, Sutarmidji memutuskan aliran air ledeng (PDAM) di Kantor BPKP Perwakilan Kalbar, Kantor Inspektorat Provinsi Kalbar, dan Rumah Dinas Sekda Kalbar. Cornelis, menganggap tndakan Walikota kurang bijaksana, “Wali Kota Pontianak tidak boleh seperti itu. Ia seharusnya cek dulu anak buahnya, sudah benarkah kerjanya. Jangan asal bapak senang (ABS). Kalau memang data tidak lengkap mau ngomong apa,” ujar Cornelis, di Pontianak, Jumat (20/5).

Tetapi Cornelis pasrah karena sudah terlanjur diputus sehingga dirinya berseloroh untuk mencari air di tempat lain, “Kalau sudah diputuskan ya mau apa lagi. Kita cari air ke lain saja, tapi sebenarnya kata Cornelis, sikap dari wali kota itu tidak boleh memutuskan air ledeng tersebut. Karena air ini merupakan kepentingan umum Itu semua dikuasai oleh negara. Sangat-sangat tidak boleh memutuskan air ledeng. Kecuali dia itu tak bayar,” terang mantan Bupati Landak itu.

Atas kejadian itu, dengan tegas Cornelis menyatakan akan membuat teguran peringatan keras secara tertulis kepada yang memutuskan air ledeng tersebut, walaupu dirinya mengakui selalu membayar ke PDAM.

Wali Kota Pontianak, Sutarmijdi mengaku punya bukti terkait bukti-bukti penyerahan data ke Tim LPPD. Ia mengaku pemutusan sementara jaringan PDAM ke Tim LPPD untuk membuka mata semua lapisan masyarakat terhadap hasil penilaian yang dilakukan.

Sutarmidji tidak mempermasalahkan teguran dari Gubernur, karena menurutnya ini langkah untuk membuka mata masyarakat kalau ada yang tidak singkron terhadap penilaian yang dilakukan. Sutarmidji pun mengaku kinerja staf di masing-masing SKPD terkait sudah bekerja maksimal dan sesuai prosedur. Dengan adanya teguran dari Gubernur KalbarDianggap Fitnah, Gubernur Kalbar Lapor Balik Jinku Ke Polisi. Lanjut Baca ... », ia menyatakan sesegera mungkin menyampaikan tanda bukti serah serima data yang diminta Tim LPPD dalam melakukan penilaian. “Nanti saya suruh antar bukti tanda terima data itu,” pungkasnya. /red

(dibaca 272 X)