Rentan Praktek Kejahatan, Kodam XII/Tpr Tambah Pospam Perbatasan

| Share on Facebook
senpi

Pangdam XII/Tpr Mayjen TNIKasdam Lepas Yonif 132/Bima Sakti. Lanjut Baca ... » Toto Rinanto memeriksa senjata api (SenpiWarga Perbatasan Serahkan 16 Senpi dan 2 Laras Panjang. Lanjut Baca ... ») yang berhasil diamankan Satgas Pamtas Perbatasan RI – Malaysia  (ft.Novi)

LENSAKAPUAS, KUBU RAYA –  Panglima Kodam (Pangdam) XII Tanjungpura Mayjen TNI Toto Rinanto mengaku bangga atas keberhasilan prajuritnya, khususnya yang bertugas di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia dalam  mengungkap berbagai praktek tindak pidana, meminimalisir ancaman yang berpotensi membahayakan keselamatan warga negara Indonesia maupun dalam pembinaan dan jalinan komunikasi dengan warga masyarakat dimana mereka ditugaskan.  Atas prestasi tersebut, Pangdam pun memberi penghargaan khusus.

Belum lama ini, kata Pangdam, Satgas Pamtas 501 Kostrad dan Yonif 315/GRD di Kapuas Hulu berhasil mengamankan 14 pucuk senjata api (Senpi) beserta amunisinya dan granat yang masih aktif. “Ini adalah hasil operasi yang dilakukan Satgas Pamtas di sepanjang pperbatasan Kalbar dengan Serawak, Malaysia yang dicapai dalam pembinaan teritorial. Melalui pembinaan, masyarakat di sepanjang perbatasan dengan kesadaran mereka menyerahakan  senjata tersebut kepada Satgas. Ini adalah bentuk keberhasilan Satgas dalam melakukan pembinaan dan menjalin komunikasi dengan warga perbatasan,” kata Mayjen TNI Toto Rinanto disela-sela Rapat Pimpinan dengan tema ‘Kita Wujudkan Prajurit Kodam XII/Tpr Yang Profesional, Sejahtera, dan Mencintai Rakyat’  di aula Makodam  Jalan Moch. Alianyang Kubu Raya, Rabu, 4 Februari 2015.

Peranan Prajurit TNI yang ada di perbatasan, selain menjaga wilayah kedaulatan NKRI, juga aktif dalam mengantispasi berbagai praktek tindak pidana yang rentan terjadi di wilayah batas. Seperti penyelundupan barang-barang illegal, perdagangan manusia, dan kejahatan Narkoba.

Untuk itu, kata Pangdam, guna meningkatkan pengamanan dan memperluas pengawasan di wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia, pada tahun 2015 pos pengamanan  akan ditambah. “Akan ada penambahan 25 pos pengamanan,” Dengan  adanya penambahan,  totalnya ada 45 pos, sementara 22 pos yang lama akan direnovasi.

Selain itu, imbuh Toto, dari pemerintah pusat juga telah memprogramkan 3 konsep pembangunan untuk menunjang kelancaran mobilisasi di wilayah perbatasan.   “Pembangunan antar pos, jalan dari desa ke pos dan jalan pararel,”  tandas Pangdam XII/Tpr Toto Rinando.  (novi)

(dibaca 681 X)