Resep Dalam Memperbaiki Kualitas Kehidupan Bangsa

| Share on Facebook

pendam halal bihalal

LENSAKAPUAS, KUBURAYAKodam XII/Tanjungpura menggelar Shalat Idul Adha 1438 H, berlangsung di lapangan Makodam Jl. Alteri Alianyang Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Jum’at (1/9/2017). Dalam Pelaksanaan Shalat Idul Adha dihadiri Irdam XII/Tpr para Asisten dan Kabalakdam XII/Tpr, Prajurit dan PNS, keluarga besar prajurit dan masyarakat Pontianak dan Kubu Raya.

Selaku imam dan khotib Syeikh H. Hadran Abdullah Falluga dalam cerahmahnya menyampaikan bahwa dari sekian banyak hal yang harus diteladani dari Nabi Ibrahim As dan orang – orang yang bersama dengan dia serta mengambil hikmah dari pelaksanaan ibadah haji yang berlangsung di tanah suci, paling kurang ada lima isyarat yang bisa diambil sebagai resep dalam memperbaiki kualitas kehidupan bangsa yang mayoritas penduduknya adalah muslim.

Pertama, berbaik sangka kepada Allah SWT, sikap ini merupakan sesuatu yang sangat penting, karena dari sikap inilah akan menjalani kehidupan sebagaimana yang ditentukan Allah SWT. Kedua, Manakala seorang muslim sudah berprasangka baik kepada Allah, maka apa pun yang diperintah Allah akan dilaksanakan dan apa pun yang dilarang akan ditinggalkannya, inilah yang disebut dengan disiplin dalam syari’at, ibadah haji dan kurban yang merupakan pelaksanaan dari salah satu syari’at yang diturunkan Allah Swt, papar Syeikh H Hadran.

Sementara yang Ketiga, merupakan pelajaran dari Nabi Ibrahim As beserta keluarganya guna memperbaiki kualitas bangsa yaitu berusaha untuk mencari rizki yang halal, bukan menghalalkan segala cara. Keempat, untuk memperbaiki kualitas bangsa adalah bergerak dalam kebaikan. Ibadah haji merupakan ibadah bergerak, terangnya.

“Kelima,untuk memperbaiki kualitas kehidupan bangsa adalah pengorbanan di jalan yang benar. Idul Adha merupakan hari raya qurban, satu hari yang mengingatkan kita untuk memperkokoh semangat pengorbanan, hal ini karena Nabi Ibrahim dan keluarganya yang kita kenang pada Hari Raya Idul Adha ini merupakan tokoh yang tidak tara dalam berkorban untuk menujukkan ketaatanya kepada Allah SWT”, tegas Syeikh H Hadran.

Diakhir khutbahnya Syeikh H. Hadran mengajak kaum Muslimin untuk menyiapkan diri, keluarga , masyarakat, menjalani kehidupan yang lebih baik. Karena itu diperlukan pemimpin yang baik, pemimpin yang bukan sekedar berstatus sebagai muslim tapi memang dapat menunjukan identitas keislaman, keberpihakan pada nilai – nilai islam dan mampu menunjukan pelayanan kepada masyarakat. Momentum idul Adha sekarang merupakan saat yang tepat untuk memacu diri berusaha lebih keras dan sungguh – sungguh agar terwujud negeri yang baik dan memperoleh Ridho Allah SWT.

Setelah selesai melaksanakan Shalat Idul Adha, Pangdam XII/TprKemenhan Buka Lomba Diskusi dan Menulis Artikel Tingkat SLTA. Lanjut Baca ... » melalui Kasdam XII/Tpr secara simbolis menyerahkan hewan Qurban kepada panitia penyembilihan di Masjid Nurul Ikhlas Makodam. Bahwa pada tahun ini di Makodam terkumpulkan 15 ekor hewan qurban yakni 6 ekor sapi dan 9 ekor kambing yang akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

(dibaca 48 X)