Ruang Kerja Gubernur Kalbar di Obok-Obok Maling

| Share on Facebook

 

Ilustrasi (fotoNett)

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Aneh bin ajaib, Kantor Gubernur Kalimantan Barat yang mendapat penjagaan 24 Jam dari aparat Polisi Pamong Praja (Pol PP), ternyata bisa kebobolan. Ternyata strategi pengamanan super ketat Pol PP maupun tehnologi canggih kamera pengintai milik Kantor Gubernur tak membuat ciut nyali maling yang konon katanya punya jurus ilmu belut.  Buktinya, ruang kerja milik orang nomor 1 (satu) di Kalimantan Barat, Drs. CornelisApel HUT RI Ke-68, Gubernur Jadi Inspektur Upacara. Lanjut Baca ... », M.H. mampu diobok-obok dan diacak-acak maling.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun LensaKapuas di lapangan, kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Surahman, Staff TU Gubernur KalbarApel HUT RI Ke-68, Gubernur Jadi Inspektur Upacara. Lanjut Baca ... » pada hari Kamis (12/12) sekitar pk. 07.30 wib.

Kemudian, sekitar Pukul 11.00 wib Unit Inavis Polresta PontianakPolresta dan BNN Kota Pontianak Razia Diskotik. Lanjut Baca ... » yang dipimpin Kapolresta PontianakPolresta Pontianak Gelar Perkara 332 Kasus. Lanjut Baca ... » melakukan olah TP TKP di ruang kerja Gubernur Kalbar yang terletak di Jalan A. Yani Pontianak.

Adapun ruang TKP yang diacak-acak pelaku (orang tak dikenal) alias maling meliputi ruang / meja kerja Gubernur, ruang kerja Gubernur yang lama, dan ruang tunggu tamu. Sedangkan pintu yang berhasil dijebol dan dirusak ada 3, yakni pintu ruang kerja Gubernur, pintu ruang tunggu tamu Gubernur  dan pintu gudang arsip Gubernur yang mempunyai akses ke dek. Sementara, barang yang hilang menurut informasi yang diperoleh, ada beberapa buah amflof dalam laci kerja Gubernur.

Selain dari Polresta, pelacakan juga dibeck up oleh Unit K9 Dit Samapta Polda KalbarKapal Kargo Express Angkut 19 Kg Ganja Kering. Lanjut Baca ... ».

Ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat ke 3 (tiga) nomor handphone pribadi Gubernur Kalbar, Cornelis,  terkait ruang kerjanya yang dibobol dan diacak-acak maling, hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban maupun respon yang diberikan.

Secara terpisah, Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Hariyanta belum bisa memberikan keterangan lebih banyak.  “Dalam proses, selanjutnya tanya ke Pemprov,” jawab Hariyanta singkat via SMS. (novi/alam)

(dibaca 982 X)