Saksi Sebut-Sebut Namamu

| Share on Facebook
saksi-jangkang

Sidang  mendengarkan keterangan saksi Ir. Kukuh T di PN Pontianak (ft.doc.Lensakapuas)

Pelaku KorupsiSidang Tipikor Irigasi Jangkang, Saksi Buka Kartu. Lanjut Baca ... » Irigasi JangkangSidang Tipikor Irigasi Jangkang, Saksi Buka Kartu. Lanjut Baca ... » Bakal Bertambah

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Begitu diotak-atik, he ketahuan juga, ternyata pelaku pengemplang air irigasi Jangkang bukan cuma die tetapi ade budak lain. Mereka yang bakal jadi tersangka baru dalam Paket enak gila milik APBN, terkuak setelah saksi nyanyikan lagu sakitnya ku disini .

Awalnya Rivai, tersangka kasus irigasi jangkang yang beberapa waktu silam sudah masuk proses persidangan di pengadilan negeri pontianak. Dari situ,  saat sidang lanjutan dan usai mendengarkan keterangan saksi, ternyata ada pemain belakang juga kecipratan fulus air bersih. Siapa orangnya, tunggu setelah yang satu ini.

Kabag Humas Polda KalbarAwak Kapal dan BB 19 Kg Ganja Diamankan Polda Kalbar. Lanjut Baca ... », AKBP Dra. Nowo mengatakan memang hasil pengembangan penyidikan fihak kami, terbukti ada tersangka lain dalam kasus irigasi jangkang.  Awalnya, sesuai  laporan polisi No. 03 dan 04 tanggal 13 Januari 2015, proses sidang Rivai telah berjalan di Pengadilan Negeri Pontianak.  Dari situ, berdasarkan keterangan saksi yang menyebut nama seseorang,  berkembang menjadi LP 03, 04, 05 dan 06.

Mendengar itu, Direktur Krimsus langsung mengambil langkah-langkah dengan memeriksa R.  Dari hasil BAP, orang yang berinisial R tadi mengakui kalau dia tidak mengesahkan penandatanganan adendum dokumen lelang. Polda juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap RB.  Hasilnya, ia tidak pernah bekerja sebagai personil di PT. MR.  RB malah mengatakan kalau RN tidak meminta ijin kepada RB saat menggunakan sertifikat keahlian, madya bidang SDAEh Ketahuan, Tender Proyek di PU Kota Pontianak "Wajib Setor". Lanjut Baca ... ».

Rencananya, kata Nowo, untuk tindak lanjut kedepan, kita akan memanggil ahli teknisi dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi kalimantan Barat, saudara TS. Pemeriksaan terhadap saksi auditor, BPKB perwakilan provinsi KalbarHari Pertama Kapolda Baru Kalbar Ngantor. Lanjut Baca ... », juga dilakukan guna menentukan nilai kerugian negara. “ Kita kan belum tahu kerugian negara.  Makanya perlu informasi dulu lewat pemeriksaan terhadap BPKP, setelah itu baru bisa terdata, “ terangnya

Terkait dengan kontraktor, Kabag Humas Polda Kalbar bilang,  belum, masih mengarah kepada saksi-saksi  seperti M, SP maupun NW. Dari sini lah mungkin muncul nama-nama baru yang bisa ditindak lanjuti. “ Sekarang masih mengumpulkan keterangan-keterangan saksi terdahulu sambil memperdalam BAP orang-orang yang diperiksa. Jadi belum ada langkah signifikan dari Polda Kalbar tentang hasil pemeriksaan terhadap kasus korupsi jangkang, “ ujar Nowo.

Hasil keterangan atau BAP semua saksi, katanya, akan kita lakukan gelar lagi. Kira-kira mengkrucut ndak, arahnya kemana, keterangan A maupun B ngomong apa dan seterusnya serta ada saksi-saksi baru perlu diperiksa atau tidak. “ Jadi waktunya belum bisa diketahui mengingat kita butuh kecermatan tidak boleh gopoh karena menyangkut nasib orang.

Soal Rivai, sambung Nowo, dia kan sudah jadi terdakwa. Kalaupun keterangannya diperlukan, kapasitasnya sebagai saksi, siapa saja yang bertanggung jawab atas kasus ini. Siifatnya hanya memberikan keterangan atas saksi-saksi lain sebab beliau tidak mengesahkan penandatanganan adendum dokumen lelang. Beliau, pengerjaannya, bukan masuk dalam tim tersebut dan tidak melakukan pengesahan.

Justru R menunjuk NW yang bertanggung jawab. Sementara nama KKH belum disinggung dalam BAP. Namun hasil pemeriksaan yang baru kita lakukan, saksi sempat menyebut nama Mr. X.  Disini polisi harus mengejar untuk mendapatkan keterangan atau BAP. Bisa jadi dari proses ini muncul nama-nama lain,  apakah itu KKH atau Mr. X. (Nov)

(dibaca 618 X)