Satgas Pamtas Gagalkan Penyelundupan Miras

| Share on Facebook
broadcast satgas gagalkan

Doc. Pendam XII/Tpr

LENSAKAPUAS, SANGGAUSidang Tipikor Irigasi Jangkang, Saksi Buka Kartu. Lanjut Baca ... » Guna meminimalisir masuknya barang-barang illegal asal Malaysia ke Indonesia melalui wilayah perbatasan,  disiasati dengan cara mengintensifkan pemeriksaan rutin terhadap setiap kendaraan yang melintas. Langkah antisipatif yang dilakukan prajurit TNIKasdam Lepas Yonif 132/Bima Sakti. Lanjut Baca ... » yang bertugas di perbatasan itupun kerap membuahkan hasil.

Sebagaimana dirilis Kasi Pendam XII/Tpr Mayor Arh. MN Komarudin, Sabtu (30/1/2015),   “Anggota Satgas Yonif Linud 501/BY Pos Gabma Entikong dipimpin oleh Letda Inf Puji Santoso, pada saat melakukan pemeriksaan sekitar Pukul 11.oo Wib pada hari Senin (26/1) lalu, berhasil mengamankan 1 unit kendaraan roda empat yang mengangkut ratusan kaleng dan botolan minuman keras asal Malaysia.”

Kendaraan roda empat jenis Kijang Innova bewarna hitam dengan Nopol B 8448 EG, dikendarai oleh Sdr. Joko Pitono (41) warga Dsn. Kenaman RT.02 Ds. Kenaman, Kec. Sekayam, Kab. Sanggau. Ketika diperiksa, di dalam mobil tersebut terdapat  600 kaleng dan 710 botol minuman keras dengan rincian 25 krat merk Dester, 5 kardus merk Cap Apek, 10 kardus miras jenis Gin Tanduk, 30 kardus miras jenis Wisky tanpa dilengkapi surat dan dokumen resmi.

“Setelah diperiksa oleh Staf Intel Satgas, akhirnya barang buktiInteldim 1202/Skw Sita 36 Karung Bahan Peledak di Wilayah Perbatasan. Lanjut Baca ... » (BB)  600 Kaleng dan 710 botol minuman keras tersebut diserahkan kepada pihak Bea Cukai EntikongPraktek Pungli di Perbatasan Entikong Terungkap. Lanjut Baca ... ».”

Dansatgas Letkol Inf Andi Kuswor dalam keterangannya menjelaskan, “Minuman keras dilarang masuk ke wilayah Indonesia, karena sangat merugikan generasi bangsa Indonesia, kecuali ada acara adat dan harus seijin Ketua Dewan Adat Dayak (DAD).”

Rilis by : Mayor Arh MN Komarudin/Pendam XII/Tpr
Editor : Novi

(dibaca 1424 X)

None found.