Sebanyak 1.976 Siswa SMA dan SMK Sekadau Ikuti UN

| Share on Facebook
DSCN2142

Suasa pelaksanaan UNBK di SMK Amaliah Sekadau Lancar. (ft.joy)

Djemain : 3 Siswa Gugur Sebelum Berjuang

LENSAKAPUAS, SEKADAU – Pada hari pertama pelaksaanaan Ujian Nasional (UN) SMA dan SMK di Kabupaten Sekadau Kalbar, Bupati Sekadau Rupinus bersama Ketua DPRD Albertus Pinus dan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Djemain Buhran meninjau ke sejumlah sekolah di Kota Sekadau, seperti SMA Negeri 1 Sekadau dan SMK Amaliyah Sekadau.

Dari pantauan media kabupaten Sekadau, hampir seluruh sekolah pelaksanaan ujiannya masih dengan cara manual, hanya ada satu sekolah saja yang  berbasis kompoter, yakni SMK Amaliah.

Disela kunjungannya ke sekolah SMK Amaliyah Sekadau, Djemain Burhan, Kepala Dinas PendidikanDiknas Kota Tertutup, Ortu Bertanya. Lanjut Baca ... » Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sekadau mengatakan, khusus penyelenggaraan UNBK, dia juga khawatir dengan jaringan listrik. Pasalnya, kata dia, UNBK memiliki resiko tinggi yaitu padamnya listrik. “Kami meminta PLN tidak memadamkan listrik saat UN berlansung,” kata dia.

Meski tahun ini baru satu sekolah saja yang menyelenggarakan UNBK, Djemain berharap kedepan ada lagi sekolah yang mengadakan UNBK. Dikatakan dia, pelaksanaan UNBK dinilai lebih efisien, tingkat kecurangan sangat minim sekali.

Mengenai jumlah peserta UN di Kabupaten Sekadau, meski ada 3 orang tak ikut, Djemain mengatakan sebanyak 1.976 siswa SMA dan SMK sederajat yang mengikuti UN. “Siswa SMA sebanyak 1.473, Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) 13 orang dan SMK sebanyak 490 siswa,” tukasnya.

UN tahun ini,  ada tren positif yang terjadi di Sekadau. Itu adalah penurunan jumlah siswa yang mengundurkan diri atau berhenti dari sekolah sehingga tidak mengikuti UN. Menurut Djemain, ada beberapa faktor pemicunya, salah satunya adalah hamil diluar nikah. “Untuk tahun ini menurun drastis, hanya 3 orang yang mengundurkan diri, dua wanita dan satu pria,” terangnya.

Bupati Sekadau, Rupinus mengatakan, pelaksanaan UN hari pertama di Kabupaten Sekadau berjalan dengan kondusif. Rupinus berharap pada pelaksanaan UN ini tidak ada kendala, seperti padamnya jaringan listrik yang dapat mengganggu siswa terutama penyelenggara UNBK.

“Harapannya tentu listrik tidak padam, serta jaringan internatnya bagus saat proses UN ini. Mudah-mudahan PLN bisa mengatasi semua kendalanya, jika listrik padam tentu akan sangat mengganggu para siswa terutama UNBK ini,” singkatnya.

Sementara itu di temui terpisah Wakil Bupati Kabupaten Sekadau Aloysius, SH, M.Si. usai meninjau dua sekolah SMK karya dan SMK N 1  mengatakan, dalam mengerjakan soal ujian diharapkan para siswa tidak terpengaruh dengan ada jawaban dibocorkan. “Jangan percaya jawaban tak jelas, apalagi dari komputer. Kita minta para siswa percaya kemampuannya diri, dan jangan lupa awali dengan ucapan syukur dan doa,” kata Wakil bupati.

Sementara itu Cecep Supartayuda, Kepala SMK Amaliyah Sekadau mengatakan, hari pertama UNBK disekolah yang dipimpinnya itu berjalan lancar. Dikatakannya, penyelenggaraan UNBK tersebut dibagi menjadi tiga sesi. “Hari pertama berjalan lancar. Harapannya tentu hingga usai UNBK ini tidak ada kendala listrik dan jarinagan internetnya. Semua siswa kami mengikuti UNBK ini,” tukas Cecep. (Joy/red).

(dibaca 162 X)