Sendikat Ranmor dan Pemalsuan STNK Dibekuk Polisi

| Share on Facebook
Kapolres Langsa

Kapolres Langsa AKBP Sunarya di dampingi Perwira tinggi Polres Langsa saat memberikan keterangan pada awak media, Sabtu (27/6)

LENSAKAPUAS, LANGSA – Satuan Reskrim Polres Langsa berhasil membekuk komplotan sindikat pemalsuan surat atau dokumen otentik /STNK kendaraan roda dua (R2) dan kendaraan roda empat (R4) sabtu (27 /6/2015) lalu.

Dalam jumpa persnya,  Kapolres Langsa AKBP Sunarya didampingi Waka Polres Kompol Hadi Saiful Rahman, Kabag Ops AKP  Jatmiko , Kasat ReskrimPolresta Pontianak Gelar Perkara 332 Kasus. Lanjut Baca ... » AKP, Reza Arifian di Mapolres senin (29/6/2015) mengatakan, penangkapan tersebut berhasil dilakukan berkat informasi dari warga yang mencurigai akan ada transaksi jual beli sepeda motar dengan STNK palsu.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kasat Reskrim beserta anggotanya melakukan pengintaian di TKP yang disebut warga. Hasilnya, polisi berhasil meringkus 2 orang TSK, ID (30) warga Desa Paya Tenggar Kec: Mayak Payed, Kab. Aceh Tamiang dan  ST (40) warga Desa Sukaramai Dua Kec:Seruway Kab. Aceh Tamiang.

“Kedua Tsk diringkus di Jalan Medan Banda Aceh, tepat nya di SPBU Desa Senebok Punti kec. Mayak Payed Aceh Tamiang wilayah hukum Polres Langsa. Setelah dilakukan pengembangan di hari yang sama, polisi berhasil meringkus SG (36) di kediamannya di Desa Sampaimah, Kecamatan Mayak Payed, Kab: Aceh Tamiang,” terang Kapolres.

Dari ketiga tersangka itu, lanjut AKBP Sunaryo,  polisi mengamankan sejumlah barang buktiInteldim 1202/Skw Sita 36 Karung Bahan Peledak di Wilayah Perbatasan. Lanjut Baca ... » (BB) berupa 6 unit sepeda motor bermacam type. diantaranya :

  • 1 unit honda beat warna putih, Nopol BL 5089 UR ,
  • 1 unit sepmor Yamaha Fixion warna merah Nopol BK 6754 QAA.
  • 1 unit sepmor Honda Supra X 125 warna hitam Nopol BL 3052 UI
  • 1 satu unit sepmor Honda Vario tekno warna hitam BK 6174 AEZ,
  • 1 unit sepmor Honda Vario tekno warna hitam Nopol BK 6795 FV.
  • 1 unit Honda Vario tapa bodi,

Selain sepeda motor, polisi juga menyita surat – surat kendaraan diantaranya :

  • 10 lembar STNK ranmor roda 2,
  • 2 lembar STNK ranmor roda 4
  • 3 lembar surat pajak ranmor roda 4
  • 1 lembar foto copi STNK roda 2 dan roda 4
  • 9 lembar pelastik pembungkus STNK
  • 2  lembar buku KIR
  • 1 buah setempel tanggal
  • 1 buah setempel kecil
  • 1 buah setempel berlogo lalulintas
  • 1 buahsetempel kepala daerah Sumut
  • 1 botol bayclean isi 100 ml
  • 1 buah setipe X
  • 4 buah pinsil
  • dan 1 buah tas warna hitam.

Terhadap ketiga tersangka, tegas Kapolres Langsa,  dijerat dengan Pasal 263 jo 264 KUHPidana tentang Tindak Pidana Pemalsuan Surat atau Dokumen Otentik, dengan ancaman hukuman paling lama 8 tahun penjara.  (alam)

(dibaca 422 X)