Sengketa Buruh Selesaikan Melalui Tripartit

| Share on Facebook
Ridwan, Kadis Nakertrans Kalbar (ft:novi)

Ridwan, Kadis Nakertrans Kalbar (ft:novi)

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat yang menjadi penyelenggara Pelatihan Teknik Negosiasi pekerja/BuruhKorwil SBSI Protes Disnakertrans Kalbar. Lanjut Baca ... »/SP/SB , pengusaha dan organisasi pekerja/buruh, serikat pekerja, pengusaha, dan organisasi pengusaha dalam melakukan negosiasi, dimana terjadinya negosiasi yang baik akan dapat menciptakan terlaksananya sebuah hubungan industrial yang harmonis dan dinamis antara pengusaha dan pekerja/buruh.

Hal yang diupayakan pemerintah dan pengusaha serta pekerja saat ini adalah adanya peningkatan kualitas dan daya saing tenaga kerja guna memajukan ekonomi. “Keberadaan tenaga kerja yang berkualitas sangatlah penting,” ungkap Kadis Nakertrans Prov. Kalbar, M.Ridwan SH,MH usai membuka acara kegiatan Pelatihan Teknik Negosiasi Pekerja/Buruh/SP/SB, pengusaha dan organisasi pengusaha dalam melakukan negosiasi angkatan II tahun 2014.

Permasalahan buruh, dijelaskannya, mesti diselesaikan melalui dialog tripatrit yang efektif yaitu, antara buruh, pemerintah dan pengusaha. “Setiap permasalahan mesti di diskusikan dan dialog dengan tripatit, pekerja/buruh dan unsur pengusaha. Harus meningkatkan peranan dan komitmen nya di dalam forum tripatit untuk mencari solusi dan alternatif penyelesaian permasalahan ketenagakerjaan,” ujar ridwan.

Musyawarah mufakat, menurutnya, merupakan penyelesaian sengketa buruh dan pengusaha yang paling efektif. Yang mana lebih mengedepankan musyawarah mufakat dalam penyelesaian masalah tersebut. “Upaya penyelesaian bila ada perselisihan melalui mediasi bisa dilakukan oleh mediator yang berada di bidang ketenagakerjaan di kabupaten/kota dan atau bisa juga dibawa ke provinsi serta peradilanViktor : PERADI Dibentuk Berdasarkan UU Advokat. Lanjut Baca ... » hubungan indutrial,” tandas Ridwan. (novi)

(dibaca 605 X)