Sharing Berantas Korupsi, LAKI Pertemukan SPRM & KPK RI

| Share on Facebook
Diskusi International Soal Pencegahan dan Peberantasan Korupsi antara Indonesia dan Malaysia (foto:novi)

Diskusi International, LAKILaki Kalbar Desak Kejati Usut Kasus Perumahan Khusus Rakyat. Lanjut Baca ... »,SPRM, dan KPK RI  Soal upaya Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi di 2 Negara (Indonesia-Malaysia)  di Pontianak, Minggu (03/11/2013) (foto:novi)

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – DPP Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) menggelar kegiatan diskusi Internasional yang melibatkan dua lembaga negara anti korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan SPRM (Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia) dengan tema “Sharing Pengalaman Pendidikan Anti Korupsi Indonesia-Malaysia oleh SPRM dan KPK RI” di Aula Gedung RRI Pontianak, Minggu, 03 November 2013.

Ketua DPP LAKI, Burhanuddin Abdullah menjelaskan bahwa tujuan diselenggarakannya kegiatan diskusi sesuai maksud tema. KPK dan SPRM, kata dia,  ingin berbagi pengalaman mengenai metode dan starategy dalam hal pemberantasan korupsi. “Nah kita ingin mendapatkan suatu ilmu dari kedua lembaga ini dalam rangka pemberantasan korupsi,” harap Burhan.

Dalam kesempatan yang sama, Dato’ HJ. Bahri bin Mohamad Zin, Director SPRM juga mengungkapkan hal senada. Baginya, kegiatan diskusi tersebut sangat penting bagi pegiat anti korupsi di kedua Negara, Indonesia-Malaysia. “Yang paling penting adalah bagaimana kita punya pendidikan, supaya seluruh masyarakat dapat bekerjasama dengan pegiat anti korupsi di kedua negara, supaya suatu masa nanti kita bebas korupsi,” ujar Dato’ Bahri.

“Harapan saya, agar KPK dan juga SPRM tidak unjuk lagi, karena masyarakat sudah begitu sadar tentang bahaya rasuah dan juga benci pada rasuah. Kalau kita sampai ke tahap itu, saya rasa tidak perlu ada badan inti rasuah, karena agama yang kita anut memang anti kepada rasuah,” ucap Dato’ dengan logat khasnya.

Ia pun menginginkan, melalui diskusi itu kedepannya kerjasama yang erat antara kedua negara, Indonesia-Malaysia bisa terjalin dengan baik, terutama dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. “Sebagaimana yang telah kita lakukan dengan pihak Brunei Darusalam,” kata dia. (novi)

(dibaca 681 X)