SPBU Kuala Satong Salur BBM Bersubsidi Ke Siapa ?

| Share on Facebook

spbu ketapang

Merry : Semalam, 32 Ribu Liter Harus Habis

KETAPANG, KALBAR – SPBU  64.788.08 yang berlokasi Desa Kuala Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Ketapang disinyalir menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar dan premium tidak tepat sasaran.

Berdasarkan pengamatan langsung wartawan di lapangan belum lama ini,  ada belasan mobil pick up yang antri untuk mengisi drum-drum plastik berkapasitas 250 liter yang tersusun rapi di atas bak mobil terbuka itu.

“Bapak siapa, kamu tidak punya hak mempertanyakan tentang surat-surat, ijin mereka sudah sah dari pemerintah setempat. Yang berhak mempertanyakan itu hanya pihak kepolisian,” sergah Merry, pemilik SPBU dengan nada tinggi seraya memukul meja di ruangannya ketika ditanyai wartawan soal antrian drum plastik pengangkut minyak yang disubsidi untuk rakyat kecil itu.

Lantas ia pun menyuruh salah satu  karyawannya untuk memanggil anggota polisi yang sedang dinas di SPBU tersebut.

Menurut Merry, malam itu SPBU yang ia miliki mendapat pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Depot Cabang Pertamina daerah Ketapang sebanyak 32.000 liter (4 tangky). “Malam ini juga harus dihabiskan,” ucapnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun wartawan dari pengantri, pegawai SPBU lebih mendahulukan pelayanan pada pembeli yang menggunakan drum ketimbang warga masyarakat biasa. Praktek itu menurut sumber yang enggan disebutkan namanya, sudah berlangsung cukup lama setiap harinya. Bahkan, warga mengantri lama untuk mendapatkan 1 hingga 2 liter BBM.

Terkait hal tersebut, warga tadi meminta PT Pertamina mengambil tindakan tegas bila perlu dijatuhi sangsi terhadap pengelola SPBU yang masih melayani pembelian BBM bersibsidi yang tidak sesuai dengan peruntukannya. “Kedoknya, dengan mengatasnamakan masyarakat dan nelayan. (Redaksi/bd/nurjani)

(dibaca 985 X)